Ketum PSSI Belum Bisa Lupakan kekalahan Pahit dari Vietnam

TTF , CNN Indonesia | Rabu, 13/09/2017 21:05 WIB
Ketum PSSI Belum Bisa Lupakan kekalahan Pahit dari Vietnam Edy Rahmayadi masih belum bisa berpaling dari kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Vietnam di Piala AFF U-18 2017. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi bersyukur Timnas Indonesia U-19 bisa melangkah ke babak semifinal Piala AFF U-18. Kendati demikian Edy enggan menanggapi berlebih skor telak di laga terakhir Timnas Indonesia di Grup B.

"Saya tidak melihat menang telaknya, yang sata lihat kami masih diberikan kesempatan untuk lanjut. Minimal bisa kami syukuri ini, 8-0 berarti kita sudah pegang tiket ke semifinal," kata Edy di sela-sela pelepasan Timnas U-16 ke Piala Asia di Bangkok, Thailand, Rabu (14/9).


Alih-alih membicarakan pesta gol Garuda Nusantara, Edy justru mengomentari kekalahan anak asuh Indra Sjafri dari Vietnam.

"Saya tak terima mereka kalah sama Vietnam. Mereka enggak kalah skill tapi anak-anak kita ini labil. Saat kiper pertama diganti, kiper kedua belum persiapan pemanasan dan langsung main di bawah tekanan dan kaget di situ, bukan kalah," ujar Edy.

Edy Rahmayadi (tengah) menyayangkan kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Vietnam.Edy Rahmayadi (tengah) menyayangkan kekalahan Timnas Indonesia U-19 dari Vietnam di Piala AFF U-18 2017. (Dok. PSSI)

Menanggapi cedera yang dihadapi kiper utama Timnas U-19 Muhammad Riyandi, Edy memastikan semua bentuk pengobatan akan ditanggung PSSI.

"Itu wewenang PSSI. Kita obati dia, pengobatan penuh ditanggung PSSI karen Riyandi anak PSSI, anak bangsa Indonesia," tandasnya.

Riyandi mengalami cedera di bagian ligamen dan meniskus kaki kanan ketika menghadapi Vietnam, Senin (11/9). Untuk memulihkan cedera yang tergolong parah, kiper Barito Putera itu diprediksi akan beristirahat selama enam bulan.