Situs PSSI Dibajak Usai Sanksi Persib

nva , CNN Indonesia | Kamis, 14/09/2017 18:13 WIB
Situs PSSI Dibajak Usai Sanksi Persib Tulisan yang mempertanyakan keputusan PSSI melarang aksi solidaritas muncul dalam situs PSSI, Kamis (14/9), sore. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs resmi PSSI milik induk sepak bola tertinggi di Indonesia dibajak. Seluruh kanal tidak bisa diakses pada Kamis (14/9) sore.

Dalam situs PSSI tertera gambar yang diduga pengungsi Rohingya dan suporter sepak bola yang membentangkan pesan mengenai tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya dan berbagai gambar pengungsi.


Selain foto itu juga terdapat tulisan yang mempertanyakan pelarangan PSSI terkait aksi solidaritas kemanusiaan di dalam stadion.

"Dengan alasan politik PSSI melarang aksi solidaritas kemanusian di dalam Stadion. Lalu apa bedanya Rohingya, Palestina, dan Paris?"

Dua laman di situs PSSI tidak dapat diakses pada Kamis (14/9) sore.Dua laman di situs PSSI tidak dapat diakses pada Kamis (14/9) sore.(Screenshot via https://pssi.org/pssi-media/login)
"Kenapa untuk aksi Paris boleh, sedangkan untuk Palestina dan Rohingya dilarang? Apalagi menghitung jumlah korban jauh lebih banyak korban di Palestina dan Rohingya."

Situs PSSI terkena hack.Situs PSSI terkena hack. (Screenshot via https://pssi.org/pssi-media/login)
Pembajakan situs PSSI terjadi beberapa jam setelah Komisi Disiplin PSSI memberikan sanksi kepada Persib Bandung terkait aksi solidaritas Bobotoh yang melakukan koreografi bertuliskan 'Save Rohingya' saat laga kontra Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (9/9).

Dalam surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 Komdis PSSI menyatakan Persib melanggar pasal 67 ayat (3) kode disiplin PSSI dan dikenai sanksi denda Rp50 juta.

Peretas situs PSSI menggugat keputusan yang menghukum aksi solidaritas untuk Rohingya.Peretas situs PSSI menggugat keputusan yang menghukum aksi solidaritas untuk Rohingya. (Screenshot via https://pssi.org/pssi-media/login)
Hingga Kamis (14/9) petang, situs PSSI belum bisa dibuka dan diakses secara normal.

Ini bukan kali yang pertama situs PSSI diretas. Tercatat pada tahun 2011, situs yang kala itu masih beralamat di www.pssi-football.com juga pernah dibajak.