Beri Tugas Penalti ke Neymar, Cavani Dijanjikan Rp1,5 Miliar
CNN Indonesia
Senin, 25 Sep 2017 12:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, dikabarkan telah membujuk Edinson Cavani agar mau memberikan tugas eksekutor penalti kepada Neymar. Al-Khelaifi menyediakan uang €1 juta (setara Rp15,8 miliar) jika Cavani mau melakukannya.
Baik Al-Khelaifi dan Cavani sebelumnya sudah membantah rumor pertikaian dengan Neymar. Namun, usaha keduanya untuk meredam suasana tidak juga berhasil. Pasalnya, hubungan Neymar dan Cavani tetap tidak cair di skuat PSG.
Cavani dan Neymar sebelumnya dikabarkan bertikai setelah berebut menjadi eksekutor bola mati di PSG. Media-media Perancis sempat mengabarkan kalau Al-Khelaifi telah mengambil keputusan, yakni memberi tugas penalti tetap kepada Cavani dan tendangan bebas kepada Neymar.
Belakangan Al-Khelaifi dikabarkan mengubah keputusannya. Diberitakan El Pais, Al-Khelaifi dikabarkan sedang membujuk Cavani untuk memberi tugas eksekutor penalti kepada Neymar. Sebagai imbalannya, PSG akan memberi Cavani €1 juta.
PSG akan menambah klausul tugas penalti untuk diserahkan kepada Neymar di kontrak Cavani. Namun, hingga kini penyerang asal Uruguay itu dikabarkan menolak tawaran manajamen PSG.
Penolakan Cavani berkaitan dengan klausul kontrak sebelumnya dengan PSG. Pasalnya, di kontrak sebelumnya disebutkan mantan penyerang Napoli itu akan mendapatkan €1 juta jika mampu menjadi top scorer klub di akhir musim.
Cavani sebenarnya tidak harus bekerja keras mendapatkan €1 juta jika menerima tawaran PSG untuk menyerahkan tugas penendang penalti kepada Neymar. Tapi, penyerang 30 tahun itu sepertinya lebih memilih bekerja keras menjadi top scorer ketimbang menyerahkan tugas eksekutor penalti kepada Neymar.
Neymar sendiri tidak bermain ketika PSG ditahan imbang Montpellier pada pertandingan Ligue 1, akhir pekan lalu, karena cedera ringan.
Baik Al-Khelaifi dan Cavani sebelumnya sudah membantah rumor pertikaian dengan Neymar. Namun, usaha keduanya untuk meredam suasana tidak juga berhasil. Pasalnya, hubungan Neymar dan Cavani tetap tidak cair di skuat PSG.
Cavani dan Neymar sebelumnya dikabarkan bertikai setelah berebut menjadi eksekutor bola mati di PSG. Media-media Perancis sempat mengabarkan kalau Al-Khelaifi telah mengambil keputusan, yakni memberi tugas penalti tetap kepada Cavani dan tendangan bebas kepada Neymar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edinson Cavani dan Neymar bersitegang untuk menjadi eksekutor bola mati PSG. (AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON) |
PSG akan menambah klausul tugas penalti untuk diserahkan kepada Neymar di kontrak Cavani. Namun, hingga kini penyerang asal Uruguay itu dikabarkan menolak tawaran manajamen PSG.
Edinson Cavani menolak memberi tugas penalti kepada Neymar. (AFP PHOTO / FRANCK FIFE) |
Cavani sebenarnya tidak harus bekerja keras mendapatkan €1 juta jika menerima tawaran PSG untuk menyerahkan tugas penendang penalti kepada Neymar. Tapi, penyerang 30 tahun itu sepertinya lebih memilih bekerja keras menjadi top scorer ketimbang menyerahkan tugas eksekutor penalti kepada Neymar.
Neymar sendiri tidak bermain ketika PSG ditahan imbang Montpellier pada pertandingan Ligue 1, akhir pekan lalu, karena cedera ringan.
Edinson Cavani dan Neymar bersitegang untuk menjadi eksekutor bola mati PSG. (AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON)
Edinson Cavani menolak memberi tugas penalti kepada Neymar. (AFP PHOTO / FRANCK FIFE)