Meski demikian, Seedorf punya cerita unik kala dirinya bakal memulai karier di Madrid. Eks pemain yang kini berusia 41 tahun itu pun berbagi cerita menarik awal takdirnya merumput di klub Los Blancos.
“Real Madrid sudah menginginkan saya ketika saya masih 14 tahun, tapi orang tua saya tidak mengizinkan karena saya harus menyelesaikan dulu sekolah saya di Belanda waktu itu. Saya pun setuju,” ucap Seedorf dikutip dari Calciomercato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Clarence Seedorf (kanan) kali pertama bergabung bersama Real Madrid pada 1996. (AFP PHOTO / DOMINIQUE FAGET) |
“Kemudian saya mendengar suara memanggil saya: ‘Hai Clarence [Seedorf], mau berbagung bersama saya di Real Madrid?’” ucap Seedorf menirukan perkataan pria tersebut waktu itu.
Ia lantas spontan menjawab: “Ya, saya ingin.” Seedorf kemudian mengungkapkan pria yang mendatanginya di parkiran mobil untuk ‘meminangnya’ ke Madrid.
Fabio Capello menemui langsung Clarence Seedorf untuk bergabung bersama Real Madrid. (reuters/Maxim Shemetov |
Seedorf bergabung bersama Real Madrid pada 1996. Pada musim pertamanya, ia ikut membawa Los Blancos juara La Liga Spanyol. Pada musim berikutnya, ia berhasil membawa Madrid meraih Liga Champions.
Clarence Seedorf (kanan) kali pertama bergabung bersama Real Madrid pada 1996. (AFP PHOTO / DOMINIQUE FAGET)
Fabio Capello menemui langsung Clarence Seedorf untuk bergabung bersama Real Madrid. (reuters/Maxim Shemetov