Meskipun ditahan imbang 1-1 di kandang, pesepakbola berdarah Belanda-Indonesia itu pun mengaku senang. Terlebih, ia turut andil pada gol bunuh diri yang dibuat bek Vitesse, Guram Kashia pada menit ke-23.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski lebih prioritaskan berkarier di klub Eropa, Sandy Walsh berhasrat untuk membela Timnas Indonesia. (REUTERS/Pascal Rossignol) |
"Saya sangat senang kembali bermain di Liga Europa. Saya pikir itu adalah pertandingan ke-12 saya di Europa, tapi saya tetap senang bisa memainkannya," kata Sandy Walsh kepada CNNIndonesia.com, Jumat (20/10).
Pesepakbola 22 tahun itu menjadi cadangan ketika Zulte Waregem dikalahkan Nice dan Lazio. Ini jadi penampilan perdananya bersama Zulte Waregem di Liga Europa setelah resmi bergabung pada Juli 2017.
Sandy Walsh tak pernah lupa darah Indonesia meski sejak kecil hidup di Belanda. (REUTERS/Pascal Rossignol) |
Hasil imbang melawan Vitesse belum mampu mengangkat Zulte dari dasar klasemen Grup K Liga Europa. Zulte saat ini berada di peringkat empat dengan satu poin, kalah selisih gol dari Vitesse.
Meski lebih prioritaskan berkarier di klub Eropa, Sandy Walsh berhasrat untuk membela Timnas Indonesia. (REUTERS/Pascal Rossignol)
Sandy Walsh tak pernah lupa darah Indonesia meski sejak kecil hidup di Belanda. (REUTERS/Pascal Rossignol)