Spasojevic baru bergabung dengan Bhayangkara FC di paruh kedua Liga 1 musim ini di bulan Agustus lalu. Pilihan Bhayangkara FC untuk merekrut Spasojevic terbukti tepat.
“Saya datang ke tim ini untuk membantu agar tim ini bisa meraih posisi terbaik. Saya tak memiliki target pribadi. Semua untuk tim karena kami bermain dalam satu kesatuan sebagai tim,” ucap Spasojevic dalam perkenalan bersama Bhayangkara FC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa Spasojevic sempat menurun dan Bhayangkara FC menelan dua kekalahan dari Barito putera dan PSM Makassar. Namun setelah itu Spasojevic bangkit dan mencetak gol di tiga laga terakhir.
Ilija Spasojevic langsung menjelma jadi mesin gol Bhayangkara FC. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Spasojevic jadi pencetak gol pembuka saat Bhayangkara FC menang 3-1 atas Persela Lamongan. Spasojevic juga sukses mencetak gol penyeimbang dalam duel lawan Mitra Kukar sebelum akhirnya laga ini dipastikan jadi kemenangan Bhayangkara FC karena Mitra Kukar menggunakan Mohamed Sissoko yang sejatinya terkena larangan bertanding.
Aksi terakhir Spasojevic sebagai penyelamat Bhayangkara FC adalah ketika ia mencetak hattrick di markas Madura United. Dalam situasi penuh tekanan, Spasojevic mampu memborong tiga gol di babak kedua.
Gol pertama Spasojevic lahir dari ketenangannya memanfaatkan bola liar di muka gawang sedangkan gol kedua yang dicetak menunjukkan instingnya sebagai striker tajam. Saat Madura United kembali memberi tekanan kuat karena mampu mencetak satu gol balasan, Spasojevic muncul dengan gol ketiganya untuk mengunci kemenangan. (ptr)
Ilija Spasojevic langsung menjelma jadi mesin gol Bhayangkara FC. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)