Eks pelatih Timnas Indonesia itu mengatakan, manajemen yang justru mementahkan kembali negosiasi yang sudah dilakukan sekitar sebulan lalu.
"Jadi sebenarnya ceritanya bahwa Sriwijaya FC yang awalnya menghubungi kami saat kompetisi [Liga 1] masih berjalan. Karena sriwijaya sudah begitu lama meninginkan saya untuk melatih di klub ini, maka Sriwijaya FC lah yang saya prioritaskan," ujar Nilmaizar kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan sudah ada negosiasi kontrak. Mereka menjanjikan waktu satu pekan untuk keputusan dan sepertinya sudah 90 persen," ujar Nilmaizar.
Nilmaizar mengatakan, manajemen Sriwijaya FC yang justru membatalkan kesepakatan dengan Nilmaizar. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
"Akhirnya saya berinisiatif untuk mengontak manajemen Sriwijaya FC, kemudian mereka minta maaf karena sepertinya saya bukanlah jodoh untuk menjadi pelatih di Sriwijaya," terangnya.
Nilmaizar pun memperkirakan Sriwijaya FC sudah mendapatkan kandidat pelatih yang lain. Meski demikian, ia enggan membahas soal kandidat tersebut.
Pernyataan Nil itu juga ingin mengklarifikasi berita sebelumnya bahwa ia masih berpeluang di Sriwijaya FC dan menunggu kabar dari Rahmad Darmawan di T-Team Terengganu.
Nilmaizar sempat mengontak manajemen Sriwijaya FC untuk mendapatkan kepastian. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf) |
"Benar, beberapa hari lalu coach Nilmaizar memberitahu saya tentang hal itu [batal di Sriwijaya FC]. Padahal, sebulan lalu sudah ada pembicaraan negosiasi," ucap Fabio, singkat.
Sebelumnya sempat disebutkan salah satu kandidat yang berpeluang melatih Laskar Wong Kito selain Nilmaizar adalah Rahmad Darmawan.
Nilmaizar mengatakan, manajemen Sriwijaya FC yang justru membatalkan kesepakatan dengan Nilmaizar. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Nilmaizar sempat mengontak manajemen Sriwijaya FC untuk mendapatkan kepastian. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)