Kaka adalah bintang AC Milan di era 2000-an sebelum akhirnya hijrah ke Real Madrid pada 2009. Selepas dari Madrid, Kaka sempat kembali ke Milan pada 2013 sebelum menjajal kompetisi MLS bersama Orlando City.
Di usianya yang kini menginjak 35 tahun, Kaka sudah berada di pengujung karier namun belum sepenuhnya mantap untuk memutuskan gantung sepatu. AC Milan sendiri sudah mulai bergerak dengan memberikan tawaran posisi direktur untuk Kaka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ketika saya sudah memutuskan untuk berhenti bermain, saya baru akan mempertimbangkan masa depan saya,” ucap Kaka seperti dikutip dari ESPNFC.
Kaka jadi tulang punggung utama saat AC Milan meraih sukses di dekade 2000-an. (Foto: AFP PHOTO / AFP PHOTO / ANP) |
“Emosi yang saya rasakan saat kembali berada di Milan saat ini sulit dijelaskan dengan kata-kata. Saya benar-benar tidak bisa menjelaskannya,” tutur Kaka.
Milan era saat ini terbilang berbeda jauh dibandingkan ketika Kaka ada di dalamnya pada era 2000-an. Saat itu, Milan berjaya dengan dua trofi Liga Champions sedangkan untuk saat ini Milan sulit untuk bersaing di kompetisi domestik.
“Suporter harus terus mendukung Milan. Milan saat ini terbilang berada dalam situasi yang baru dan kami semua harus mendukung dan percaya pada mereka,” kata Kaka memberi saran. (bac)
Kaka jadi tulang punggung utama saat AC Milan meraih sukses di dekade 2000-an. (Foto: AFP PHOTO / AFP PHOTO / ANP)