Dovizioso: Motor Honda Saya Tak Sama dengan Marquez

Putra Permata Tegar Idaman , CNN Indonesia | Jumat, 08/12/2017 06:02 WIB
Dovizioso: Motor Honda Saya Tak Sama dengan Marquez Andrea Dovizioso menyebut kekuatan tiap motor selalu berubah seiring tahun berganti. (AFP PHOTO / MANAN VATSYAYANA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Andrea Dovizioso merupakan salah satu pebalap berpengalaman di ajang MotoGP. Ia sudah membela tim Honda, Yamaha, dan Ducati. Namun Dovizioso menegaskan tak ada karateristik khusus yang bisa dijadikan identitas pada tiap pabrikan.

Dovizioso baru saja menjalani musim terbaiknya di MotoGP dengan finis sebagai runner up di bawah Marc Marquez. Catatan itu membuat Dovizioso mulai diperhitungkan sebagai pebalap favorit juara meski usianya kini sudah menginjak 31 tahun.

Sebagai pebalap, Dovizioso mengawali kariernya di MotoGP bersama Team Scot MotoGP yang menggunakan motor Honda. Setelah itu, Dovizioso direkrut ke tim pabrikan, Repsol Honda dan catatan terbaiknya adalah finis di posisi ketiga di musim 2011.

Semusim di Yamaha Tech 3, Dovizioso lalu hijrah ke Ducati mulai musim 2013 hingga saat ini.

Dengan pengalamannya menunggangi tiga pabrikan berbeda, namun Dovizioso menganggap tak ada detail khusus yang bisa disematkan pada tiap pabrikan.

Marc Marquez tampil kompetitif bersama Honda sejak naik ke kelas MotoGP.Marc Marquez tampil kompetitif bersama Honda sejak naik ke kelas MotoGP. (Foto: AFP PHOTO / PAU BARRENA)
"Sebuah hal yang salah untuk menyatakan bahwa tiap merk punya kategori identitas yang jelas. Tergantung pada periodenya, sebuah motor yang sama akan berubah."

"Motor Honda yang pernah saya gunakan jelas berbeda dengan motor Honda saat ini, begitu juga dengan motor lainnya. Semua punya kekuatan dan kelemahan, dan seorang pebalap harus bisa mengatur hal itu dengan baik," ucap Dovizioso seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Dovizioso bahkan mengakui bahwa musim terburuk sepanjang kariernya di MotoGP adalah musim perdananya di Repsol Honda.

"Momen terbaik dalam karier saya adalah kemenangan di Mugello tahun ii sedangkan yang terburuk adalah tahun pertama di Honda pada 2009," ujar Marquez. (ptr)