Ferguson Ungkap Pernah Tunda Jual Ronaldo ke Madrid
Ahmad Bachrain | CNN Indonesia
Sabtu, 09 Des 2017 17:12 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, mengungkapkan pernah menunda menjual Cristiano Ronaldo ke Real Madrid. Ferguson pun membeberkan alasan pihaknya baru menjual eks penyerang MU itu pada 2009 meski sudah diincar sejak beberapa tahun sebelumnya.
Fergie menilai sebelum 2009, keinginan Madrid mendatangkan Ronaldo syarat muatan politik salah satu calon Presiden El Real saat itu.
"Ramon Calderon saat itu juga sedang berkampanye untuk menjadi Presiden Real Madrid dan ia menggunakan Cristiano [Ronaldo] sebagai senjata utama untuk pemilihannya. Saya merasa hal itu tidak benar," kata Fergie dikutip dari France Football.
"Pada 2009, Florentino Perez akhirnya terpilih menjadi presiden [Real Madrid] dan lebih mudah mengupayakan transfer [Ronaldo] dengannya [Perez]."
Dalam kesempatan itu, Fergie juga mengungkapkan pernah menjamin kepada Ronaldo jika bergabung ke Manchester United. Saat itu MU sedang melakukan uji coba bersama Sporting Lisbon pada 2003. Ronaldo pun ikut dimainkan di klub Portugal tersebut.
"Saya bicara dengan Cristiano dan Jorge Mendes, agennya. Ia mengatakan bahwa kami [MU] harus cepat membelinya karena klub besar macam Real Madrid dan Arsenal juga tengah mengincarnya."
"Untuk itu, saya katakan kepada Ronaldo untuk bergabung bersama kami. Saya juga menjalin kontak dengan ibunya."
Ferguson saat ini mengatakan bahwa dirinya hanya bisa menjanjikan akan melindungi Ronaldo dari kepentingan instan klub lain. Ia juga hanya ingin memberikan jaminan bahwa Ronaldo akan dipoles menjadi pemain hebat bersama Setan Merah.
"Saya pikir saat itu ibunya dan Jorge Mendes terkesan bahwa kami tidak berjanji kepada pemain muda seperti Ronaldo berada di skuat utama secepatnya. Kami memiliki rencana agar ia bisa beradaptasi dengan klub secara lebih baik," terang Fergie. (bac)
Fergie menilai sebelum 2009, keinginan Madrid mendatangkan Ronaldo syarat muatan politik salah satu calon Presiden El Real saat itu.
"Ramon Calderon saat itu juga sedang berkampanye untuk menjadi Presiden Real Madrid dan ia menggunakan Cristiano [Ronaldo] sebagai senjata utama untuk pemilihannya. Saya merasa hal itu tidak benar," kata Fergie dikutip dari France Football.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristiano Ronaldo saat bertemu dengan Sir Alex Ferguson di London. (AFP PHOTO / JACK TAYLOR) |
Cristiano Ronaldo resmi dijual MU ke Real Madrid pada 2009 silam. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO) |
Cristiano Ronaldo saat bertemu dengan Sir Alex Ferguson di London. (AFP PHOTO / JACK TAYLOR)
Cristiano Ronaldo resmi dijual MU ke Real Madrid pada 2009 silam. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)