Persija Pulangkan Dany Saputra dari Bhayangkara FC
Jun Mahares | CNN Indonesia
Rabu, 20 Des 2017 01:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta resmi mengontrak Dany Saputra dari Bhayangkara FC. Bek sayap berusia 26 tahun itu diikat selama dua musim ke depan.
Dany bukan wajah asing bagi Macan Kemayoran. Ia pernah menjadi pemain pilar klub Ibu Kota kala masih ditangani Benny Dolo pada musim 2014.
Selama membela Persija, Dany kerap menjadi pemain andalan menggantikan peran Johan Alfarizi yang memutuskan kembali ke Arema FC. Semusim kemudian, Dany memilih hijrah ke Bhayangkara pada 2015 karena kedatangan pelatih anyar, Rahmad Darmawan.
“Alhamdulillah saya sekarang pemain Persija lagi,” kata Dany dalam rilis media officer Persija, Selasa (20/12).
Dany ikut ambil bagian megantar Bhayangkara meraih gelar juara Liga 1 2017. Tetapi mantan pemain Persik Kediri itu memilih pindah ke kubu Persija yang juga bermain di kompetisi AFC Cup tahun depan.
“Persija juga mewakili Indonesia di AFC, jelas itu akan menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Sebab, pengalaman bermain di AFC jelas berbeda. Atmosfernya juga berbeda,” ujar Dany.
Persija memang punya makna tersendiri bagi Dany. Bakatnya mulai dilirik timnas Indonesia dan klub-klub besar Tanah Air setelah sempat unjuk gigi bersama tim kebanggaan The Jakmania itu.
“Persija adalah tim besar dengan dukungan suporter (The Jakmania) yang luar biasa pula. Menjadi bagian dari Persija juga menjadi momen yang luar biasa karena saya pernah bermain untuk Persija pada 2014 lalu,” urai pemain asal Kediri itu.
Hadirnya Dany jelas membawa suasana kompetitif di pos bek kiri. Sebab, musim lalu Rezaldi Hehanusa juga mampu tampil cemerlang.
Akan tetapi, kehadiran Dany diyakini bisa menjadi kekuatan tambahan karena padatnya kompetisi ditambah kewajiban Rezaldi untuk membela Timnas Indonesia di Asian Games 2018.
Direktur Utama Persija Gede Widiade menilai Dany sebagai salah satu bek kiri terbaik Indonesia. Ia juga sudah memantau perkembangan Dany sejak tampil di PON Jawa Timur.
“Sejak bermain di PON Jawa Timur dan Persebaya saya selalu memantau Dany. Musim lalu ketika bermain di Bhayangkara FC, Dany juga bermain bagus,” ujar Gede. (jun)
Dany bukan wajah asing bagi Macan Kemayoran. Ia pernah menjadi pemain pilar klub Ibu Kota kala masih ditangani Benny Dolo pada musim 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Dany Saputra meningkatkan atmosfer kompetitif di pos bek kiri Persija Jakarta. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
Persija memang punya makna tersendiri bagi Dany. Bakatnya mulai dilirik timnas Indonesia dan klub-klub besar Tanah Air setelah sempat unjuk gigi bersama tim kebanggaan The Jakmania itu.
“Persija adalah tim besar dengan dukungan suporter (The Jakmania) yang luar biasa pula. Menjadi bagian dari Persija juga menjadi momen yang luar biasa karena saya pernah bermain untuk Persija pada 2014 lalu,” urai pemain asal Kediri itu.
Rezaldi Hehanusa mendapat saingat ketat dari Dany Saputra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Akan tetapi, kehadiran Dany diyakini bisa menjadi kekuatan tambahan karena padatnya kompetisi ditambah kewajiban Rezaldi untuk membela Timnas Indonesia di Asian Games 2018.
“Sejak bermain di PON Jawa Timur dan Persebaya saya selalu memantau Dany. Musim lalu ketika bermain di Bhayangkara FC, Dany juga bermain bagus,” ujar Gede. (jun)
Kehadiran Dany Saputra meningkatkan atmosfer kompetitif di pos bek kiri Persija Jakarta. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Rezaldi Hehanusa mendapat saingat ketat dari Dany Saputra. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)