Mario Gomez Minta Pemain Persib Tak Umbar Komentar ke Media

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 04/01/2018 07:31 WIB
Mario Gomez Minta Pemain Persib Tak Umbar Komentar ke Media Roberto Carlos Mario Gomez datang ke Persib Bandung dengan membawa sejumlah peraturan baru untuk pemain. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/NZ/17)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez menerapkan aturan yang cukup ketat kepada para pemainnya. Hal itu dia lakukan untuk menjaga kekompakan tim.

Aturan yang diterapkan antara lain, pemain wajib menggunakan seragam saat bepergian dalam agenda Persib dan latihan, selain itu tidak boleh terlambat makan siang atau makan malam.

Tak hanya itu, pemain hanya boleh berbicara kepada awak media dengan seizin pelatih. Untuk satu kali pelanggaran, pemain akan mendapatkan sanksi berupa denda berkisar Rp250 ribu hingga Rp500 ribu.


Aturan tersebut sudah mulai diterapkan mantan pelatih Johor Darul Ta'zim itu. Bahkan sejak tim berjuluk Maung Bandung menggelar pemusatan latihan selama 10 hari di Yogyakarta.
Pemain Persib diminta untuk tidak mengumbar komentar pada awak media.Pemain Persib diminta untuk tidak mengumbar komentar pada awak media. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Menurut Media Officer Persib, Irfan Suryadiredja, aturan tersebut sebenarnya bukan hal yang baru di sepak bola karena, tim-tim Eropa sudah lebih dahulu menerapkan aturan tersebut.

"Aturan dari Gomez kepada pemain, beberapa di antaranya memang sudah diterapkan di Eropa termasuk untuk berbicara kepada media," kata Irfan.

Aturan yang diterapkan Gomez dilakukan untuk melindungi pemain. Selain itu, juga bertujuan agar pemainnya bisa lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi musim depan.
Apabila melanggar peraturan dari pelatih, pemain Persib akan mendapatkan denda.Apabila melanggar peraturan dari pelatih, pemain Persib akan mendapatkan denda. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
"Itu demi menjaga pemain dan agar pemain bisa fokus sebelum persiapan untuk kompetisi," ucap Irfan menjelaskan.

Sebagai gantinya, pelatih asal Argentina ini memberikan izin kepada awak media untuk mewawancarai pemainnya satu pemain per hari. Sehingga setiap harinya pemain yang diwawancarai akan berbeda-beda.


"Ini akan membuat nyaman pemain, dan biar tidak ada komentar yang nantinya bisa menyudutkan pemain juga. Satu pemain setiap hari untuk berkomentar," ucap Irfan. (hyg/sry)