Persib vs Sriwijaya FC: Duel Mantan Pelatih Liga Malaysia

, CNN Indonesia | Selasa, 16/01/2018 09:17 WIB
Persib vs Sriwijaya FC: Duel Mantan Pelatih Liga Malaysia Pelatih Persib Bandung Mario Gomez enggan menilik rekor pertemuan dengan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Bandung, CNN Indonesia -- Persib Bandung dan Sriwijaya FC bakal bersua pada laga pembuka Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (16/1).

Menariknya, kedua pelatih sama-sama pernah berjumpa di Liga Super Malaysia. Mario Gomez menukangi klub Johor Darul Ta'zim (JDT). Sedangkan Rahmad Darmawan menangani T-Team FC.

Gomez kala itu unggul dua kali atas tim asuhan Rahmad. JDT menang 2-0 di kandang T-Team FC dan sukses mengalahkan The Titans 5-1 di putaran kedua Liga Super Malaysia 2016.
Dua pemain asing Persib Bandung, Bojan Malisic (kiri) dan gelandang asal Korea Selatan In-Kyun Oh.Dua pemain asing Persib Bandung, Bojan Malisic (kiri) dan gelandang asal Korea Selatan In-Kyun Oh. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Meski demikian, Gomez menanggapi duel di Piala Presiden terasa berbeda. Menurutnya, iklim sepak bola dan gaya bermain kedua tim saat ini punya ciri khas masing-masing.


"Laga besok berbeda momennya. Sekarang kami di tim berbeda, mereka ada pemain baru dan kami juga," kata Gomez dalam jumpa pers kepada wartawan.

Sementara, Rahmad menganggap rekor pertemuan dirinya dengan Gomez tidak akan sama dengan laga pembuka besok.
Rahmad Darmawan punya catatan buruk kala menghadapi tim asuhan Mario Gomez.Rahmad Darmawan punya catatan buruk kala menghadapi tim asuhan Mario Gomez. (CNN Indonesia/hyg)
"Buat saya rekor pertemuan itu tak sama dengan kondisi besok. Kini kita menangani tim berbeda," kata dia.

Di mata pelatih yang akrab disapa RD ini, sosok Gomez merupakan pelatih berkualitas dan berpengalaman membuat tim menjadi bagus. Karena itu, Adam Alis dan kawan-kawan diminta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.

"Laga besok sangat baik untuk Sriwijaya FC terutamanya sebagai persiapan menghadapi kompetisi liga 1. Pemain harus menampilkan mental tanding yang tinggi," tuturnya. (hyg/jun)