Kenyataannya, Tevez gagal tampil maksimal di klub Liga Super China tersebut dan memilih hengkang kembali ke Boca Junior musim ini.
Selama tujuh bulan, mantan penyerang Juventus dan Manchester United itu bahkan hanya dimainkan 17 kali di Shanghai musim lalu. Sebanyak 16 kali di Liga Super China dan hanya sekali di Liga Champions Asia 2017. Itu artinya, klub mengeluarkan Rp19,6 miliar per pertandingan yang dilakoni Tevez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:FIFA Ancam Sanksi Klub Liga Indonesia |
Foto: REUTERS/StringerCarlos Tevez tercatat sebagai salah satu pembelian gagal di Shanghai Shenhua. ( |
Tentu menarik untuk menghitung rincian uang yang sudah dikeluarkan China memainkan pemain itu selama tujuh bulan. Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah, The Beast mendapat bayaran Rp11,9 miliar per pekan.
Dilansir dari Soccerway, Tevez melakoni 1.387 menit selama 17 kali tampil di Shanghai dalam tujuh bulan tersebut musim lalu. Dalam hitungan tersebut, klub mengeluarkan uang sebesar Rp19,6 miliar per pertandingan atau Rp240 juta untuk memainkan Tevez setiap menitnya.
Jika dipecah lagi lebih rinci, Tevez sudah memainkan sebanyak 83.220 detik memperkuat Shanghai. Dengan demikian, manajemen harus mengeluarkan uang Rp4 juta untuk memainkan pemain bintangnya itu per detik.
Apalagi, ia hanya mencetak empat gol. Ada atau tidaknya bonus bagi Tevez di klub jika mencetak gol memang tidak bisa diungkapkan. Meski demikian jika mengacu pada bayaran Tevez, satu golnya seharga dengan Rp83,3 miliar. (jun)
Foto: REUTERS/Stringer