Mario Gomez: Persib Klub Besar, Tapi Fasilitas Latihan Jelek

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 21/01/2018 11:42 WIB
Mario Gomez: Persib Klub Besar, Tapi Fasilitas Latihan Jelek Mario Gomez mengeluhkan fasilitas latihan Persib yang buruk. (CNN Indonesia/Huyogo Simbolon)
Bandung, CNN Indonesia -- Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengeluhkan fasilitas lapangan Persib yang minim. Pelatih asal Argentina itu mengatakan, program latihan yang disiapkan tidak bisa berjalan maksimal karena para pemainnya harus bepindah-pindah tempat latihan.

Gomez mengungkapkan, ia sempat menyampaikan kepada manajemen klub dengan harapan ada pihak yang mendengar. Namun, sejauh ini belum ada tanggapan mengenai lapangan yang menjadi tempat penggawa Persib berlatih.

"Kalian ingat beberapa hari lalu kami pernah berbicara tentang lapangan? Persib tidak punya tempat latihan dan tidak ada yang mendengar agar menyiapkan satu lapangan untuk latihan.”

“Ini tim besar dan bukan untuk saya tapi untuk pemain. Mungkin kami dituntut untuk terus menang tapi untuk mencapai itu kami butuh fasilitas latihan yang baik," kata Gomez di Bandung.
Mario Gomez menyebut Michael Essien cedera karena kerap berlatih di lapangan rumput sintetis. (Mario Gomez menyebut Michael Essien (tengah) cedera karena kerap berlatih di lapangan rumput sintetis. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Terhitung sejak Gomez melatih, latihan Persib kerap berpindah. Mulai Lapangan Sesko AD, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Stadion Si Jalak Harupat hingga Lapangan Lodaya yang memiliki rumput sintetis.

Mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini sempat mengutarakan bahwa timnya tidak akan sering beratih di lapangan sintetis karena cukup berisiko jika terlalu sering berlatih di lapangan seperti itu.

Hal itu terbukti setelah Michael Essien mengalami cedera akibat terlalu sering berlatih di lapangan sintetis.

"Beberapa hari lalu kami berlatih di lapangan sintetis, hasilnya sekarang kami kehilangan Essien karena cedera setelah berlatih di sana.”

“Kami tidak bisa berlatih setiap saat di lapangan sintetis, lalu kami cari tempat lain tapi sangat jelek untuk digunakan latihan. Kalian tahu jelek?" ujarnya.

Gomez berharap persoalan ini penting dicarikan solusi bagi tim ke depannya. Seperti yang dia contohkan ketika ingin bermain passing bawah, tak ada tempat latihan untuk menunjang itu, termasuk ketika ingin bermain satu dua sentuhan.

Tim sekelas Barcelona maupun Real Madrid pun dia nilai akan sulit untuk meraih prestasi jika fasilitas latihan tidak maksimal. Untuk itu, dia berharap manajemen bisa memberikan solusi agar timnya bisa menjalankan program dengan maksimal. (hyg/bac)