Abdul Gani Kembali Naik Podium di Etape Kedua

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Sabtu, 27/01/2018 04:08 WIB
Abdul Gani Kembali Naik Podium di Etape Kedua KFC Cycling Team, Abdul Gani, menjadi yang tercepat di etape kedua Tour de Indonesia 2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan mengguyur etape kedua gelaran Tour de Indonesia 2018, Jumat (26/1). Namun, hal itu tidak menyurutkan performa pebalap Indonesia dari KFC Cycling Team, Abdul Gani meraih podium juara.

Menempuh jarak 117,5 kilometer dari Alun-Alun Kota Madiun menuju Mojokerto, Gani mencatatkan waktu tercepat 2 jam 24 menit 17 detik. Posisi kedua ditempati pebalap Malaysia dari Terengganu Cycling Team, Mat Amin Mohd Shahrul disusul pebalap Sapaeua Cycling, Mohd Zariff Nur Aiman.

“Hari ini luar biasa, saya berusaha semaksimal mungkin setelah sempat terjadi break away di kilometer 68 saya ikut kabur. Kemudian di kilometer ke-89 saya juga nomor satu,” kata Gani usai lomba.


Gani mengaku, sebenarnya performanya sempat menurun di 25 kilometer terakhir jelang finis. Namun, ia kembali melaju cepat di 10 kilometer terakhir dan bermain aman untuk bisa finis terdepan.

Sepanjang 117,5 kilometer, Gani mengaku ia mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi bahkan lebih cepat sejak start di Madiun. Hujan yang turun sejak awal balapan pun tak menjadi persoalan untuk tetap bersaing di posisi depan dengan pebalap lain.
Abdul Gani menyatakan perjuangan timnya pada etape kedua Tour de Indonesia 2018 luar biasa.Abdul Gani menyatakan perjuangan timnya pada etape kedua Tour de Indonesia 2018 luar biasa. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
“Kalau saya di depan tidak terlalu masalah [dengan hujan], masih sedikit pebalap dan pandangan masih terang enak. Enggak tahu kalau yang di belakang,” ucap Gani.

Hasil ini menjadi podium kedua Gani di Tour de Indonesia 2018 setelah di etape pertama meraih posisi ketiga. Selain itu, ini juga jadi kemenangan pertama Gani di balapan profesional level 2.1 bersama KFC Cycling Team.

“Luar biasa. Ini cukup untuk membuktikan kalau Indonesia juga bisa bersaing. Untuk tim, pekerjaan yang bagus,” Gani mengungkapkan.

Sementara itu, juara etape pertama Tour de Indonesia 2018 Projo Waseso hanya mampu finis di urutan ke-28 karena lebih lambat 30 detik dari Gani.

“Fokus langsung hilang setelah ada empat pebalap kami yang jatuh. Kami terus berusaha kejar, tapi sudah susah,” kata Projo yang juga merupakan kapten Timnas Indonesia.
Sejumlah peserta balap sepeda Tour de Indonesia 2018 memacu sepedanya melintasi jembatan Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. Sejumlah peserta balap sepeda Tour de Indonesia 2018 memacu sepedanya melintasi jembatan Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww/18)
“Ini lebih gila dari Tour de Langkawi. Kecepatan rata-rata bisa mencapai 51 kilometer perjam. Sampai kilometer 70 saya cepat terus, tapi ketika ada yang jatuh jadi buyar semua,”

Usai menempuh jarak terpendek di etape kedua Tour de Indonesia 2018, para pebalap akan melanjutkan balapan di etape ketiga yang dimulai dari Probolinggo menuju Bayuwangi, Sabtu (27/1). Etape ini merupakan etape terjauh yang bakal ditempuh para pebalap sejauh 200 kilometer.

Sampai di etape kedua hanya tersisa 87 pebalap yang tersisa untuk melanjutkan balapan di etape ketiga. Sebanyak empat pebalap tersisih di etape pertama, dan tiga lainnya di etape kedua. Termasuk pebalap Indonesia, Erick Andrianto yang kecelakaan di kilometer 40 atau di wilayah Caruban.

[Gambas:Video CNN] (sry)


BACA JUGA