Pelatih Muenchen Sebut Tiga Favorit Juara di Liga Champions

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 04:09 WIB
Pelatih Muenchen Sebut Tiga Favorit Juara di Liga Champions Jupp Heynckes menilai anak asuhnya harus bekerja keras untuk memenangi Liga Champions. (REUTERS/Michaela Rehle)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Bayern Muenchen, Jupp Heynckes, berniat membawa anak asuhnya mengulang capaian treble pada musim 2012/2013. Namun Heynckes menilai anak asuhnya harus bersaing ketat dengan beberapa tim favorit juara.

Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain menjadi tiga tim yang difavoritkan Heynckes. Pelatih veteran itu juga menyebut keberadaan lima kesebelasan asal Inggris sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan.

"Sulit untuk memprediksi, banyak klub besar di kompetisi dengan tradisi yang panjang. Ada lima tim Inggris yang sangat kuat, beberapa menambah kekuatan di masa transfer pemain baik di musim panas maupun musim dingin," kata Heynckes.


"Real Madrid, Barcelona, dan Paris Saint-Germain adalah tim favorit, tentunya kami juga ingin meneruskan tradisi. Bayern cukup sukses di kompetisi Eropa, tetapi kompetisi ini tidak dapat menyenangkan semua. Anda harus benar-benar prima," sambung pelatih yang memiliki dua gelar Liga Champions.
Paris Saint-Germain dan Real Madrid menjadi salah satu tim yang diunggulkan Jupp Heynckes di Liga Champions musim 2017/2018.Paris Saint-Germain dan Real Madrid menjadi salah satu tim yang diunggulkan Jupp Heynckes di Liga Champions musim 2017/2018. (REUTERS/Paul Hanna)
Pada babak perdelapan final, Die Bayern akan menghadapi wakil Turki, Besiktas. Menurut Heynckes, Besiktas memiliki pemain-pemain yang berpengalaman bersaing di liga papan atas Eropa.

Heynckes juga memuji pelatih Besiktas, Senol Gunes, sebagai salah satu kunci keberhasilan skuat berjuluk Elang Hitam tersebut.

"Tim ini memiliki pengalaman internasional. Pelatih mereka adalah rahasia kesuksesan. Dia [Gunes] tidak seusia dengan saya, tapi sudah 65 tahun. Di sangat berpengalaman, pelatih papan atas yang tahu cara mempersatukan tim," ujar Heynckes.

Kali terakhir Muenchen menjadi juara Liga Champions adalah pada lima tahun lalu. Ketika itu Heynckes menjadi pelatih Muenchen dan pensiun setelah mengantar klub raksasa Jerman itu memenangi trofi 'Si Kuping Besar'.

Namun pada Oktober tahun lalu Heynckes kembali melatih Muenchen setelah Carlo Ancelotti dipecat. (nva)