Mourinho: Mimpi Liga Champions Dimulai dari Perempat Final

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Rabu, 21/02/2018 21:15 WIB
Mourinho: Mimpi Liga Champions Dimulai dari Perempat Final Jose Mourinho ingin Manchester United fokus melawan Sevilla untuk bisa lolos ke perempat final. (REUTERS/Eddie Keogh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United siap merealisasikan mimpi mereka menjuarai Liga Champions musim ini dengan menghadapi Sevilla dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (22/2). Pertandingan nanti merupakan pertemuan pertama kedua tim di level Eropa.

Menurut Manajer Manchester United, Jose Mourinho, Setan Merah bisa merealisasikan target itu jika bisa menyingkirkan Sevilla di babak gugur. Optimisme itu dilontarkan Mourinho dari pengalamannya juara Liga Champions bersama FC Porto (2003/2004) dan Inter Milan (2009/2010).  
"Saya juara bersama Porto saat tim itu sangat muda. Bersama Inter, itu sangat berlawanan. Itu tim dengan banyak pemain di atas 30 tahun, dengan pengalaman besar di level tinggi, tapi tidak berhasil sampai saat itu tiba," ujar Mourinho.

Untuk Manchester United, Mourinho menyebut status timnya saat ini sedikit di atas dari FC Porto dan Inter. The Red Devils memiliki beberapa pemain berpengalaman dan sebagian lainnya tanpa pengalaman.
Sevilla dinilai punya rapor bagus di babak gugur seperti dalam turnamen Copa del Rey dan Liga Europa.Sevilla dinilai punya rapor bagus di babak gugur seperti dalam turnamen Copa del Rey dan Liga Europa. (REUTERS/Jon Nazca)
Karena itu, mantan pelatih Real Madrid itu percaya, dengan menyingkirkan Sevilla, Manchester United bisa menjadi pesaing serius bahkan dapat berkompetisi dengan Madrid, Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.


"Saya rasa normal mengatakan bahwa mimpi (untuk juara) Liga Champions dimulai di perempat final. Bukan di sini, bukan di 16 besar," ucap Mourinho seperti dikutip dari situs resmi UEFA.
Manchester United total hanya menang tiga kali dalam kunjungannya ke Spanyol.Manchester United total hanya menang tiga kali dalam kunjungannya ke Spanyol. (REUTERS/Phil Noble)
Dia juga menjelaskan, ketika sebuah tim mencapai perempat final, sekalipun itu bukan tim favorit, menjadi juara Liga Champions akan menjadi hal memungkinkan.

"Saya tidak pernah berpikir menjadi juara bersama Inter dan Porto. Ketika Anda mencapai perempat final, Anda akan berpikir sesuatu akan terjadi. Tahap ini merupakan jalan dari 16 menuju delapan besar adalah tahap yang sangat penting," kata Mourinho menegaskan.

Mantan pelatih Real Madrid itu juga tidak ingin menganggap remeh Sevilla di kandangnya sendiri. Sevilla telah membuktikannya dengan menjadi juara Liga Europa tiga kali beruntun sejak 2013/2014.

"Sevilla memiliki mental yang bagus di babak gugur. Mereka klub dengan banyak piala, tim yang menikmati Copa del Rey dan Liga Europa. Kini, mereka memiliki peluang berkompetisi di kompetisi yang lebih besar," ujar Mourinho menuturkan. (ptr)