Pertama, tempat pemberhentian bus yang membawa rombongan atlet dan ofisial. Saat ini lokasi itu masih dilakukan renovasi total, termasuk untuk sirkulasi bus saat mobilitas padat.
"Kedua, kami berkoordinasi dengan Pemda DKI mengenai keadaan sungai yang harus terus ditingkatkan. Karena dinning hall [area makan] berada persis di depan sungai itu nantinya," kata Erick saat mengunjungi perkampungan atlet Kemayoran bersama Presiden Joko Widodo, Senin (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Chelsea Kalah dari MU, Conte Mulai Linglung |
Beberapa hal lain juga masih perlu diperbaiki, seperti fasilitas kamar di wisma atlet, seperti lift, toilet, kasur, dan penambahan jumlah unit untuk atlet difabel. Pasalnya, selain untuk Asian Games, Wisma Atlet Kemayoran juga akan dipakai untuk gelaran Asian Para Games.
Presiden RI Joko Widodo mengecek kesiapan wisma atlet di Kemayoran untuk Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
"Bukan tidak mungkin juga ada permintaan, misalnya tim China minta di satu tower. Itu juga bagian dari tugas CdM (Chief de Mission) yang akan berkoordinasi dengan kami," jelas Erick.
Khusus untuk atlet berkursi roda, akan ada lima tower khusus yang disediakan, yakni tower tiga sampai tujuh untuk kapasitas seribu orang. Masing-masing tower nantinya bakal menampung sekitar 200 atlet di empat lantai yang disediakan.
"Kami masih menunggu jawaban dari hasil kunjungan tadi. Tiga bulan cukup untuk memperbaiki dan sebelum lebaran rencananya sudah selesai karena akhir Juni akan dipakai untuk test event Asian Para Games," kata Adi.
Begitu juga dengan enam lift tambahan untuk atlet berkursi roda yang bakal segera dimulai untuk penambahanya dan selesai pada 7 Juli mendatang. Sementara untuk menyesuaikan lift sebelum bisa digunakan maksimal akan dilakukan setelah Asian Games 2018 selesai pada 2 September.
"Untuk lift tambahan, akan dipasang sampai terakhir pada 7 Juli. Setelah Asian Games selesai baru setting, karena butuh waktu dua minggu untuk setting lift," jelas Oktohari. (bac)
Presiden RI Joko Widodo mengecek kesiapan wisma atlet di Kemayoran untuk Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)