Persija Yakin Kalahkan Bhayangkara FC di Laga Pembuka Liga 1

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 20:01 WIB
Persija Yakin Kalahkan Bhayangkara FC di Laga Pembuka Liga 1 Persija Jakarta optimistis raih kemenangan atas Bhayangkara FC di laga perdana Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta optimistis meraih kemenangan atas Bhayangkara FC pada laga pembuka Liga 1 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (23/3).

Pelatih Persija Stefano 'Teco' Cugurra menyebut skuat arahannya punya persiapan bagus untuk melakoni laga perdana. Pengalaman tampil di Piala AFC jadi modal penting untuk mengarungi kompetisi.

Setelah sebelumnya menekuk Song Lam Nghe An (SLNA) 1-0 pada pekan lalu, Persija memiliki waktu istirahat dan porsi latihan yang terbilang ideal. Hal ini diungkapkan oleh pelatih asal Brasil itu saat konferensi pers di SUGBK Kamis (22/3).


"Kami punya waktu cukup untuk persiapan lawan Bhayangkara. Kami harus main seperti biasa, jangan berubah," kata Teco.

Persija Jakarta dua kali mengalahkan Bhayangkara FC di Liga 2017.Persija Jakarta dua kali mengalahkan Bhayangkara FC di Liga 2017. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Meski demikian, pelatih asal Brasil itu tak mau meremehkan Bhayangkara yang musim lalu sukses menjuarai Liga 1. Kerja keras pemain di lapangan bakal jadi kunci kesuksesan.

"Kami harus bekerja keras untuk mendapat hasil yang bagus," Ungkap Teco.

Musim lalu, Persija sukses memborong kemenangan atas Bhayangkara FC baik saat berstatus tuan rumah maupun tim tamu. Pemain Persija Ramdani Lestaluhu yakin tim Ibu Kota bisa kembali meraih tiga poin atas The Guardian.

"Yang jelas kita sangat siap menyambut Liga 1. Pertandingan pertama ingin dapat hasil yang maksimal," ujar pria kelahiran Maluku Tengah itu.

Misi Balas Dendam

Sementara itu, bek Bhayangkara FC Alsan Putra Masat Sanda berambisi untuk menuntaskan balas dendam atas Persija yang jadi mimpi buruk pada musim lalu.

"Kami tak mau menyerah sebelum tanding. Kami mau balas dendam karena tenpo hari kalah lawan Persija," kata Alsan.

Bhayangkara FC ditinggal sejumlah pilarnya, termasuk Ilija Spasojevic.Bhayangkara FC ditinggal sejumlah pilarnya, termasuk Ilija Spasojevic. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pemain berusia 25 tahun ini mengakui Bhayangkara FC merupakan tim kuda hitam musim lalu yang sukses jadi juara. Musim ini, The Guardians punya semangat baru meski ditinggal sejumlah pemain pilarnya.

"Yang penting kami bisa selesai di lima besar dan jangan terlalu buruk. Mungkin tim lain pikir banyak pemain kami musim lalu yang keluar dari Bhayangkara FC, tapi itu takkan kurangi kekuatan pemain," katanya menambahkan.

Senada, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengakui Persija saat ini jadi tim superior usai menjuarai Piala Presiden 2018. Namun, pelatih asal Inggris itu optimistis skuat arahannya bisa tampil konsisten seperti musim lalu.

"Saya optimistis dapat mengulang permainan yang kami tampilkan musim lalu, yaitu kami bermain dan mendominasi permainan. Kami harus memikirkan sesuatu yang berbeda karena tim lain sudah mempelajari permainan kami sekarang. Tahun lalu kami mengejutkan lawan dan elemen kejutan itu sangat membantu kami," ucap McMenemy.