MU Ganti Pelatih, Kapten Tim Tetap Targetkan Juara

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Selasa, 20/03/2018 22:36 WIB
MU Ganti Pelatih, Kapten Tim Tetap Targetkan Juara Fachruddin Wahyudi Aryanto targetkan raih gelar juara bersama Madura United di musim 2018. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pergantian pelatih Madura United (MU) dari Mario Gomes de Olivera ke Milomir Seslija tidak mengubah ambisi pemain menjuarai Liga 1 2018.

Pada 1 Maret lalu Laskar Sapeh Kerrab menunjuk Milomir menggantikan Olivera lantaran hasil pramusim yang mengecewakan.

Kapten MU Fachruddin Wahyudi Aryanto mengakui pergantian pelatih tidak memiliki pengaruh negatif. Bek yang menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia itu merasa Milomir sudah memahami karakter sepak bola dalam negeri.

"Milo bagus, disiplin, strategi latihan jelas. Dia mengerti yang kami mau bagaimana, jadi pemain tidak bingung," ucap Fachrudin menanggapi pergantian pelatih tersebut.

Madura United melakukan pergantian pelatih menjelang Liga 1 2018 bergulir.Madura United melakukan pergantian pelatih menjelang Liga 1 2018 bergulir. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/pd/18)
Fachruddin mengatakan MU telah menjalani serangkaian uji tanding sebagai bagian dari persiapan selama pramusim dan akan menjalani persiapan akhir sebelum melakoni kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.

Dalam Liga 1 2018, pemain 29 tahun itu mewaspadai 17 klub lain yang menjadi rival MU termasuk kesebelasan-kesebelasan promosi.

Milomir Seslija menggantikan Mario Gomez di Olivera pada 1 Maret 2018.Milomir Seslija menggantikan Mario Gomez di Olivera pada 1 Maret 2018. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
"Semuanya kami tunggu di Liga 1 ini, waspada persaingan berat. Tim lama banyak yang promosi seperti PSIS, Persebaya, dan PSMS dengan basis suporter banyak," ujar Fachruddin.

"Jadi, liga ini semakin seru. Target kami adalah juara," katanya menambahkan.

MU menjadi salah satu kesebelasan yang diperkuat pemain-pemain tenar. Tiga pemain naturalisasi, Greg Nwokolo, Cristian Gonzales, dan Raphael Maitimo.

Selain itu terdapat Zah Rahan Krangar, Fabiano da Rosa Beltrame, dan Nuriddin Davronov sebagai pemain asing yang diandalkan MU bersama dengan sederet pemain lokal seperti Satria Tama, Fachruddin, Benny Wahyudi, Rifad Marasabessy, dan Bayu Gatra.

Pada musim lalu MU berhasil menembus papan atas Liga 1. Berada di peringkat kelima, hanya terpaut satu angka dari Persija Jakarta, kesebelasan yang khas dengan seragam merah putih itu hampir menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2018. (nva/bac)


BACA JUGA