Tak Akan ke Real Madrid, Neymar Ingin Bertahan di PSG

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Rabu, 18/04/2018 23:32 WIB
Tak Akan ke Real Madrid, Neymar Ingin Bertahan di PSG Neymar berkomitmen di PSG dan tidak akan ke Real Madrid. (REUTERS/Paul Hanna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang bintang Paris Saint Germain (PSG), Neymar, berkomitmen memperkuat klub raksasa Ligue 1 Perancis tersebut dan tidak akan ke Real Madrid.

Kepastian itu disampaikan juru takin Les Parisiens, Unai Emery, terkait masa depan pemain asal Brasil itu di klubnya. Sempat tersiar kabar, Neymar kemungkinan tergoda penawaran Real Madrid untuk bergabung di klub itu musim depan.

"Saya pastikan Neymar bakal kembali ada di Paris musim depan, hubungan Neymar dan PSG akan terus berlanjut," ujar Emery seperti dikutip dari Cadena COPE.


Emery pun mengungkapkan alasan Neymar tetap akan membela PSG di tengah sejumlah tawaran dari klub-klub besar seperti Real Madrid dan Manchester United.

Pelatih PSG, Unai Emery, mengatakan sudah bicara dengan Neymar. (Pelatih PSG, Unai Emery, mengatakan sudah bicara dengan Neymar. (Reuters / Christian Hartmann)
"Ia [Neymar] bahagia berada di sini [PSG]. Wajar jika tim-tim lain [termasuk Real Madrid] tertarik kepadanya. Saya sudah bicara dengan Neymar dua atau tiga pekan lalu," ucap Emery.

"Para pemain sudah bicara di antara mereka dan sudah berkomunikasi secara langsung dengan pihak klub. Ada momen khusus bicara khusus dengannya [Neymar]," ujar Emery.

Neymar saat ini masih menjalani pemulihan cedera di negaranya, Brasil. Kemungkinan mantan pemain Barcelona itu tidak akan tampil pada sisa pertandingan musim ini. Namun, Emery tetap yakin Neymar bisa kembali memperkuat PSG.

"Ia dalam proses pemulihan dan kemungkinan bisa bermain pada pertandingan akhir musim ini [membela PSG]," terang Emery.

Neymar Berkomitmen di PSG dan Tak Akan ke Real Madrid
Emery sendiri dikabarkan bakal di depak musim depan dan digantikan mantan pelatih Borussia Dortmund, Thomas Tuchel. Media-media Jerman bahkan mengklaim Tuchel sudah menjalin kesepakatan dengan pihak Les Parisien. Kegagalan pelatih asal Spanyol itu membawa PSG ke babak perempat final di Liga Champions musim ini, disinyalir membuat pemilik klub tidak puas dan akan mendepaknya.

"Saya tidak melihat saya berada di luar atau di dalam proyek PSG. Kami belum membahas persiapan musim depan. Anda harus melihat sesuatu secara lebih luas, Liga Champions adalah puncak tertinggi sepak bola."

"PSG memiliki hasrat untuk meraih hal itu, tapi kami harus menciptakan sejarah dan pertama harus kuat di Perancis," tutur Emery. (jun)