Fenomena itu terjadi pada laga timnas Argentina melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Gol kontroversial Maradona itu pun tercatat dalam sejarah sepak bola sebagai gol Tangan Tuhan.
Gol Maradona itu sempat menimbulkan kritik dan cemoohan banyak orang. Namun bagi para pecinta sepak bola Argentina, gol yang diciptakan Maradona itu adalah suatu yang unik dan tidak akan pernah terlupakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diego Maradona mantan pemain legendaris timnas Argentina. (AFP PHOTO / Ben STANSALL) |
Semua orang menduga Peter Shelton yang saat itu menjadi kiper andalan The Three Lions, akan memenangkan duel udara melawan Maradona, karena secara posturnya lebih tinggi dibandingkan Maradona.
Tidak sampai di situ, selang tiga menit kemudian Maradona berhasil membuktikan kaspasitasnya. Ia kembali menggemparkan publik dengan gol aksi solo run.
Maradona melewati enam pemain Inggris termasuk kiper Peter Shelton, hingga bola kembali bersarang di gawang Inggris untuk kedua kalinya.
Gol kedua Maradona itu hingga sekarang dikenal dengan Goal of The Century dan berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. (syr/jun)
Diego Maradona mantan pemain legendaris timnas Argentina. (AFP PHOTO / Ben STANSALL)