Persib Hormati Keputusan Polda Metro Jaya

, CNN Indonesia | Jumat, 27/04/2018 09:15 WIB
Persib Hormati Keputusan Polda Metro Jaya Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung ditunda karena rekomendasi Polda Metro Jaya. (CNN Indonesia/Mundri Winanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen Persib Bandung menerima keputusan Polda Metro Jaya yang merekomendasikan penundaan jadwal pertandingan melawan Persija Jakarta.

Jadwal big match Liga 1 antara Persija vs Persib yang semula dijadwalkan digelar pada Sabtu (28/4) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dipastikan ditunda akibat belum dikeluarkannya izin keamanan dari Polda Metro.

Media Officer Persib Irfan Suryadireja mengatakan, keputusan Polda Metro Jaya agar pertandingan dijadwalkan ulang patut dihargai.


"Persib menghormati keputusan dari Polda Metro Jaya agar pertandingan dijadwal ulang. Tapi kita belum menerima surat resmi dari PT LIB hingga pukul 16.20 WIB. Baru sebatas informasi informal," kata Irfan kepada CNNIndonesia.com.

Jadwal Persija vs Persib diubah karena dianggap memecah konsentrasi pengamanan Hari Buruh.Jadwal Persija vs Persib diubah karena dianggap memecah konsentrasi pengamanan Hari Buruh. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Irfan menuturkan, sikap bisa menerima keputusan tersebut karena berkaitan dengan rekomendasi pihak kepolisian.

"Karena yang mengusulkan dari pihak Polda Metro Jaya sebagai pemberi izin keramaian, kita ikuti saja," ujarnya.

Persib Hormati Keputusan Polda Metro
Polda Metro Jaya sendiri beralasan penundaan laga tersebut berdasarkan pertimbangan situasi menjelang peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei. Menurut polisi, duel Persija melawan Persib maupun May Day sama-sama memerlukan pengamanan ekstra. Oleh sebab itu pihak kepolisian tak ingin fokus pengamanan terpecah.

Irfan mengaku belum ada keterangan soal penjadwalan ulang laga Persija vs Persib. Sejauh ini tersiar kabar bila laga akan dijadwalkan pada 3 Mei.

"Benar tidaknya tanggal 3 Mei kita belum tahu, tapi tidak mungkin karena ada jadwal tanggal 4 Mei lawan Madura United," tegasnya. (hyg/jun)