Marquez Punya Andil Tentukan Pengganti Pedrosa di Honda

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Sabtu, 28/04/2018 20:28 WIB
Marquez Punya Andil Tentukan Pengganti Pedrosa di Honda Marc Marquez disebut bisa memiliki peran menentukan pengganti Dani Pedrosa. (Getty Images/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer tim Repsol Honda Alberto Puig mengatakan Marc Marquez memiliki andil untuk menentukan pengganti Dani Pedrosa sebagai pebalap kedua tim tersebut pada MotoGP 2019.

Sebagai pebalap utama, Marquez akan dimintai pendapat untuk menentukan siapa pebalap kedua Honda yang bakal menjadi rekan balapannya musim depan.

"Jelas, pada titik tertentu kami akan menanyakan pandangannya [Marquez] tentang pebalap kedua," kata Puig seperti dikutip dari Motorsport.

Saat ini Honda masih mempertimbangkan untuk tidak memperpanjang kontrak Dani Pedrosa. Kontrak pebalap asal Spanyol tersebut bersama Honda bakal berakhir akhir tahun ini.


Dani Pedrosa disebut masih ingin memperpanjang kontrak, tapi Honda belum memberikan jawaban.Dani Pedrosa disebut masih ingin memperpanjang kontrak, tapi Honda belum memberikan jawaban. (AFP PHOTO / MOHD RASFAN)
Pedrosa sudah membalap untuk Repsol Honda sejak debutnya di MotoGP pada 2006 silam. Sepanjang 12 tahun bersama, Pedrosa sudah mencatatkan 200 kali balapan, dengan 31 kemenangan, dan 112 podium bersama Honda namun belum sekalipun mencatatkan dirinya sebagai juara dunia MotoGP.

Marquez Punya Andil Tentukan Pengganti Pedrosa di Honda
Meski Pedrosa menyatakan ingin memperpanjang kontrak, tetapi Honda masih belum memberikan jawaban. Bahkan Honda menyebut masih ingin mengevaluasi penampilan Pedrosa setelah memperbarui kontrak rekan satu timnya, Marquez.

Marquez Punya Andil Tentukan Pengganti Pedrosa di HondaPenentuan pebalap kedua Honda di musim depan salah satunya karena peran Marquez. (AFP PHOTO / JOSE JORDAN)
Honda juuga menegaskan belum bernegosiasi dengan pebalap lain. Dua nama yang sebelumnya dilaporkan akan merapat ke Honda, Johann Zarco dan Andrea Dovizioso urung gabung.

"Yang ingin saya jelaskan adalah bahwa kami belum duduk untuk bernegosiasi dengan pebalap mana pun. Sangat penting untuk melihat dan menganalisis perkembangan pebalap lain," Puig menuturkan. (sry)