Figo: Ronaldo Harus Pensiun di Real Madrid
Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Sabtu, 09 Jun 2018 03:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda Portugal, Luis Figo menilai Cristiano Ronaldo seharusnya pensiun di Real Madrid.
Hubungan Ronaldo dan Real Madrid dalam kondisi renggang seiring komentar Ronaldo setelah menjuarai Liga Champions. Ronaldo menyatakan masa depannya di Real Madrid masih belum jelas.
"Ada banyak hal yang diinginkan namun segala sesuatunya tak hanya didasarkan pada sang pemain namun ada faktor lain yang tidak disadari."
"Namun saat ini Ronaldo ada di klub terbaik di dunia dan saya rasa dia seharusnya mengakhiri karier di Real Madrid," tutur Figo seperti dikutip dari Marca.
Figo menilai hubungan Ronaldo dan Real Madrid adalah hubungan yang saling menguntungkan, bukan hanya Real Madrid yang bergantung pada Ronaldo.
"Situasi sudah menunjukkan apa yang ia dapat dan raih di Madrid tak akan terjadi di manapun."
"Real Madrid juga memberikan dirinya kehormatan dan juga menolongnya mendapatkan penghargaan individu," kata Figo.
Terkait mundurnya Zidane, Figo menyebut dirinya terkejut dengan keputusan tersebut.
"Keputusannya mengejutkan semua namun hal ini merupakan keputusan yang harus kita hormati."
"Setelah semua yang ia terima dalam beberapa tahun terakhir, mungkin dia merasa telah mencapai puncaknya. Melakukan hal yang lebih baik dibandingkan dirinya adalah sebuah hal yang mustahil," ucap Figo. (jun)
Hubungan Ronaldo dan Real Madrid dalam kondisi renggang seiring komentar Ronaldo setelah menjuarai Liga Champions. Ronaldo menyatakan masa depannya di Real Madrid masih belum jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristiano Ronaldo disebut bakal hengkang dari Real Madrid musim depan. (REUTERS/Hannah McKay) |
"Real Madrid juga memberikan dirinya kehormatan dan juga menolongnya mendapatkan penghargaan individu," kata Figo.
![]() |
"Keputusannya mengejutkan semua namun hal ini merupakan keputusan yang harus kita hormati."
Cristiano Ronaldo disebut bakal hengkang dari Real Madrid musim depan. (REUTERS/Hannah McKay)