Qatar Diklaim Sebagai Otak Batalnya Laga Israel vs Argentina
Surya Sumirat | CNN Indonesia
Jumat, 08 Jun 2018 18:11 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Qatar dituding berada di balik pembatalan pertandingan persahabatan antara timnas Israel dan Argentina di Stadion Teddy yang seharusnya digelar Sabtu (9/6).
Menurut laporan saluran televisi Israel i24News perusahaan yang menjadi promotor laga Israel vs Argentina Comtec Group menuntut Qatar harus membayar ganti rugi sebesar US$2 juta [setara Rp27,8 miliar] yang sudah dibayarkan kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).
Pihak penyelenggara ternyata tidak puas dengan hanya penggantian uang. Perwakilan Comtec Group, Danny Ben Naim, disebut-sebut meminta tambahan kompensasi akibat kerugian dari pembatalan pertandingan itu.
Terlebih lagi penggemar sepak bola di Israel sangat ingin menyaksikan Lionel Messi bermain di negara mereka. Hal itu terbukti dengan terjualnya seluruh tiket untuk laga uji coba Israel vs Argentina yang seharusnya digelar akhir pekan ini.
Beberapa laporan menyebutkan Argentina menawarkan akan menjadwal ulang dua pertandingan baru di Israel pada bulan Oktober 2018 dan Maret 2019. Dengan salah satu syaratnya, pertandingan-pertandingan itu tidak digelar di Yerusalem.
Pasalnya, Yerusalem masih dianggap sebagai kota paling kontroversial dalam konflik Israel dengan Palestina.
Sementara Time of Israel mengklaim, selain Qatar ada juga Turki yang terlibat dalam pembatalan laga yang menjadi persiapan menuju Piala Dunia 2018 bagi Argentina tersebut.
Menurut Amichai Stein, seorang reporter untuk media Israel, Kan, negosiasi untuk kompensasi ganti rugi pembatalan itu masih berlangsung.
Sebelumnya dengan pembatalan pertandingan itu Comtec Group telah berada di markas FIFA di Zurich, Swiss pada Kamis (7/6) waktu setempat.
Tujuan Comtec Group berada di Swiss adalah untuk mendesak FIFA untuk mencoret Argentina dari daftar peserta Piala Dunia 2018 karena melakukan diskriminasi agama dengan pembatalan tersebut. (jun)
Menurut laporan saluran televisi Israel i24News perusahaan yang menjadi promotor laga Israel vs Argentina Comtec Group menuntut Qatar harus membayar ganti rugi sebesar US$2 juta [setara Rp27,8 miliar] yang sudah dibayarkan kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggemar sepak bola di Israel sangat ingin menyaksikan Lionel Messi secara langsung. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Menurut Amichai Stein, seorang reporter untuk media Israel, Kan, negosiasi untuk kompensasi ganti rugi pembatalan itu masih berlangsung.
Timnas Argentina diklaim menawarkan dua jadwal baru melawan Israel. (REUTERS/Marcos Brindicci) |
Penggemar sepak bola di Israel sangat ingin menyaksikan Lionel Messi secara langsung. (REUTERS/Marcos Brindicci)
Timnas Argentina diklaim menawarkan dua jadwal baru melawan Israel. (REUTERS/Marcos Brindicci)