Rossi Prediksi Kepindahan Lorenzo Akan Sulitkan Semua Rival

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Sabtu, 09/06/2018 20:22 WIB
Rossi Prediksi Kepindahan Lorenzo Akan Sulitkan Semua Rival Valentino Rossi memprediksi kepindahan Jorge Lorenzo akan mempengaruhi persaingan MotoGP 2019. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi menyebut kehadiran Jorge Lorenzo di Repsol Honda pada musim balap 2019 dan 2020 bakal menyulitan semua pebalap MotoGP.

Rossi mengaku kaget dengan kerja sama yang dibuat Honda dengan Lorenzo. Pasalnya, pendekatan yang dibuat keduanya sama sekali tidak tercium media ataupun tim lain.

Itu diungkapkan Rossi saat menghadiri presentasi DAR (Dainese Archive) di Vicenza, Italia, Jumat (8/6) pagi waktu setempat.


"Saya sangat terkejut. Mereka melakukannya dengan baik dan menyimpannya dengan rapi," kata Rossi dikutip gpone.com.

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berada dalam posisi tiga besar di MotoGP Italia 2018.Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berada dalam posisi tiga besar di MotoGP Italia 2018. (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Lorenzo yang sepakat menjalin kerja sama selama dua tahun bersama Honda itu bakal menjadi rekan satu tim Marc Marquez. Kebersamaan dua pebalap pemilik gelar juara dunia MotoGP itu juga diprediksi bakal lebih meramaikan persaingan antar pebalap di MotoGP.

"[Kepindahan Lorenzo ke Honda] itu bagus, tapi dia akan menjadi rival yang kuat buat semua orang," sebut Rossi.

Rossi Prediksi Kepindahan Lorenzo Akan Sulitkan Semua Rival
Rossi juga mengisyaratkan Lorenzo sebagai potensi saingannya di musim 2019. Namun, ia enggan berkomentar ketika ditanya keputusan Lorenzo menjadi rekan satu tim Marquez adalah hal yang berani.

"Saya tidak tahu", kata Rossi sambil bergumam.

Sebelum Lorenzo dipastikan ke Honda, sempat tersiar kabar mantan pebalap tim Yamaha itu akan memperkuat tim satelit Yamaha. Bahkan agen Lorenzo, Albert Valera menyebut proses negosiasi Lorenzo sudah berjalan 90 persen.

Valera menambahkan kepindahan pebalap 31 tahun itu ke Honda bisa terjadi karena Lorenzo berhasil meyakinkan Manajer Tim Honda Alberto Puig untuk merekrutnya. Lorenzo berhasil menyakinkan Puig untuk merekrutnya melalui sambungan telepon, berbicara dari hati ke hati, dan meyakinkan Puig kalau sepeda motor [Honda RC213V] seharusnya untuk Lorenzo. (nva)