Dovizioso saat ini baru mengoleksi 66 poin, tertinggal 49 poin dari Marquez. Dari performa yang ada di lintasan, Dovizioso sejatinya tampil impresif. Namun, nasib buruk yang menimpa Dovizioso membuatnya terpuruk saat ini.
Dalam empat seri terakhir, Dovizioso tiga kali gagal menyelesaikan balapan. Dovizioso terlibat insiden dengan Jorge Lorenzo di MotoGP Spanyol, sedangkan di MotoGP Prancis dan Catalunya, Dovizioso tak bisa menguasai motor dan akhirnya terjatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrea Dovizioso tertinggal jauh dari Marc Marquez karena tiga kali nihil poin dari empat seri terakhir. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes) |
"Kami harus memahami apa yang harus kami lakukan. Pasalnya, kami tampil kuat namun tidak membawa hasil yang diinginkan," tutur Dovizioso seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.
"Ketika seorang pebalap mendapatkan nilai nol, maka hal itu akan selalu berat, terutama di kompetisi seperti ini. Namun hal yang positif dari situasi ini adalah kami selalu tampil cepat," tutur pebalap asal Italia ini.
Andrea Dovizioso menyebut Ducati musim ini sejatinya punya kecepatan lebih bagus dibandingkan musim lalu. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci) |
Meski tertinggal cukup jauh, Dovizioso belum mau merelakan ambisinya untuk jadi juara dunia MotoGP musim ini.
"MotoGP telah menunjukkan bahwa segalanya bisa terjadi. Saya tidak perlu berpikir terlalu jauh tentang kejuaraan dunia, melainkan fokus pada tiap seri balapan," ucap Dovizioso.
Seri MotoGP 2018 berikutnya adalah MotoGP Belanda. Balapan MotoGP Belanda bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com. (bac)
Andrea Dovizioso tertinggal jauh dari Marc Marquez karena tiga kali nihil poin dari empat seri terakhir. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Andrea Dovizioso menyebut Ducati musim ini sejatinya punya kecepatan lebih bagus dibandingkan musim lalu. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)