Dovizioso Sesali Nihil Poin di Tiga Seri MotoGP 2018

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Jumat, 29/06/2018 13:20 WIB
Dovizioso Sesali Nihil Poin di Tiga Seri MotoGP 2018 Andrea Dovizioso bernasib sial dalam beberapa seri terakhir. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso menyesali kegagalan meraih poin di tiga seri MotoGP. Hal itu membuat Dovizioso tertinggal jauh dari Marc Marquez di puncak klasemen.

Dovizioso saat ini baru mengoleksi 66 poin, tertinggal 49 poin dari Marquez. Dari performa yang ada di lintasan, Dovizioso sejatinya tampil impresif. Namun, nasib buruk yang menimpa Dovizioso membuatnya terpuruk saat ini.

Dalam empat seri terakhir, Dovizioso tiga kali gagal menyelesaikan balapan. Dovizioso terlibat insiden dengan Jorge Lorenzo di MotoGP Spanyol, sedangkan di MotoGP Prancis dan Catalunya, Dovizioso tak bisa menguasai motor dan akhirnya terjatuh.


Andrea Dovizioso tertinggal jauh dari Marc Marquez karena tiga kali nihil poin dari empat seri terakhir.Andrea Dovizioso tertinggal jauh dari Marc Marquez karena tiga kali nihil poin dari empat seri terakhir. (Foto: REUTERS/Gonzalo Fuentes)
"Sayangnya, kami kehilagan banyak angka dari perlombaan musim ini, namun saya harus katakan bahwa kami telah membuktian bahwa motor tampil lebih cepat dibandingkan musim lalu."

"Kami harus memahami apa yang harus kami lakukan. Pasalnya, kami tampil kuat namun tidak membawa hasil yang diinginkan," tutur Dovizioso seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Dovizioso mengakui dirinya mendapat pukulan telak dengan hasil nihil poin di tiga dari empat seri terakhir. Kekecewaan makin terasa karena di dua seri terakhir, rekan setim Dovizioso, Jorge Lorenzo bisa jadi pemenang.

"Ketika seorang pebalap mendapatkan nilai nol, maka hal itu akan selalu berat, terutama di kompetisi seperti ini. Namun hal yang positif dari situasi ini adalah kami selalu tampil cepat," tutur pebalap asal Italia ini.

Andrea Dovizioso menyebut Ducati musim ini sejatinya punya kecepatan lebih bagus dibandingkan musim lalu.Andrea Dovizioso menyebut Ducati musim ini sejatinya punya kecepatan lebih bagus dibandingkan musim lalu. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)
"Jorge telah meraih kemenangan dan ketika di dalam kondisi terbaiknya, maka dia adalah salah satu pebalap terkuat," katanya menambahkan.

Meski tertinggal cukup jauh, Dovizioso belum mau merelakan ambisinya untuk jadi juara dunia MotoGP musim ini.

"MotoGP telah menunjukkan bahwa segalanya bisa terjadi. Saya tidak perlu berpikir terlalu jauh tentang kejuaraan dunia, melainkan fokus pada tiap seri balapan," ucap Dovizioso. 

Seri MotoGP 2018 berikutnya adalah MotoGP Belanda. Balapan MotoGP Belanda bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com. (bac)