Dominasi 79 persen penguasaan bola dan 1.114 umpan yang dilakukan Spanyol tidak memiliki arti saat melawan Rusia. Sebuah drama adu penalti akhirnya menghentikan laju Spanyol di Piala Dunia 2018.
Rusia memiliki rencana permainan yang jelas di laga ini. Tim Beruang Merah menumpuk seluruh pemain di belakang dan berusaha berusaha menyerang lewat serangan balik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isco satu-satunya gelandang Spanyol yang tampil apik di babak pertama. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Spanyol juga punya rencana permainan yang jelas, meskipun sangat membosankan. Strategi Spanyol adalah: mengumpan, mengumpan, mengumpan, mengumpan, mengumpan hingga mendapatkan celah untuk mencetak gol.
Satu-satunya momen menghibur setelah gol bunuh diri Ignashevich mungkin adalah ketika suporter di Stadion Luzhniki melakukan Mexican Wave pada menit ke-32. Ketika tindakan suporter lebih mencuri perhatian daripada penampilan kedua tim, hal itu menunjukkan betapa membosankannya laga babak pertama Spanyol vs Rusia.
Strategi bertahan Rusia membuat Spanyol frustrasi. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Kehadiran Iniesta sukses membantu Isco dalam membangun serangan. Sebelum Iniesta masuk, Isco hanya sendirian bergerak berusaha membongkar pertahanan Rusia. Sementara Marco Asensio terlihat tidak berguna sepanjang pertandingan.
Aksi Individu
Terkadang Anda membutuhkan sentuhan magis individu untuk membongkar strategi ekstra bertahan seperti Rusia. Kondisi itu yang sepertinya dipahami Fernando Hierro saat memasukkan Rodrigo pada menit ke-104 dan menarik keluar Asensio.
[Gambas:Video CNN]
Masuknya Rodrigo membuat serangan Spanyol lebih mengalir. Beberapa kali peluang didapat juara Piala Dunia 2010 itu. Tapi, ketangguhan Akinfeev di bawah mistar gawang Rusia membuat Spanyol gagal mencetak gol kemenangan.
Spanyol akhirnya seperti macan ompong setelah 120 menit laga berjalan. Sebanyak 24 tembakan ke gawang dan sembilan shot on target yang diciptakan tidak ada yang mampu berbuah gol.
Aksi individu jugalah yang menentukan kekalahan dari Rusia. Penampilan apik Akinfeev saat drama adu penalti membuat Spanyol tersingkir, sementara David De Gea melanjutkan penampilan buruk di Piala Dunia 2018. Akinfeev berhasil memblok tendangan penalti Koke dan Iago Aspas.
Isco satu-satunya gelandang Spanyol yang tampil apik di babak pertama. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Strategi bertahan Rusia membuat Spanyol frustrasi. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)