Hierro mengaku waktu singkat bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 merupakan waktu yang membahagiakan dan berharga untuknya.
"Sebuah kebahagiaan bisa melatih tim ini," kata dia, seusai pertandingan tersebut, dikutip dari Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hierro pun mengaku bertanggung jawab atas kegagalan timnas Spanyol melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2018.
Hierro (50) melatih Spanyol di hanya beberapa hari jelang pertandingan perdana Spanyol di Rusia menggantikan Julen Lopetegui yang dipecat akibat menjalin kontak dengan Real Madrid.
"Dalam tiga pertandingan grup, masih ada ruang untuk kesalahan. Pada babak 16 besar, tak seharusnya ada [kesalahan], dan kami paham itu," ujar Hierro, mantan bek Real Madrid (1989-2003) itu.
Pelatih timnas Spanyol Fernando Hierro ditunjuk mendadak menggantikan Julen Lopetegui jelang Piala Dunia. (REUTERS/Stringer) |
"Saya berempati bersama pendukung. Kami mengalami banyak kesedihan di ruang ganti."
"Saya tak berpikir bahwa tim sedang kolaps. Ada garis tipis antara menang dan kalah," ujar Hierro dikutip dari situs resmi FIFA.
Lihat juga:Subasic Selamatkan Generasi Emas Kroasia |
"Ini adalah hari terpilu dalam karier saya," ucap Isco dalam akun Instagramnya.
Para pendukung timnas Rusia merayakan kemenangan atas Spanyol. (REUTERS/Tatyana Makeyeva) |
"Namun, inilah sepakbola dan ini tak berakhir, hidup tak berakhir."
"Saat ini waktunya untuk bangkit sebagaimana yang selalu kami lakukan dan menunjukkan harga diri dalam berjuang untuk negara," ujar Isco
(ptr)

Pelatih timnas Spanyol Fernando Hierro ditunjuk mendadak menggantikan Julen Lopetegui jelang Piala Dunia. (
Para pendukung timnas Rusia merayakan kemenangan atas Spanyol. (