Timnas Jerman hancur lebur di Piala Dunia 2018 lantaran tak mampu lolos dari babak penyisihan grup. Padahal Jerman punya materi tim yang membuat mereka kembali difavoritkan sebagai juara.
"Kami sangat yakin dengan Loew, kami memiliki pelatih timnas yang akan menganalisis dengan sangat hati-hati, mengambil langkah yang tepat, dan memimpin kembali tim kami untuk kembali ke jalur kesuksesan," ucap Presiden DFB reinhard Grindel, di Frankfurt, Jerman, Selasa (3/7) dikutip dari AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegagalan di fase grup ini menjadi yang terburuk yang dialami Jerman sejak Piala Dunia 1938.
"Saya sangat bahagia atas kepercayaan dari DFB untuk melanjutkan tugas ini, dan saya merasakan dukungan dan dorongan, meski ada kritikan terkait kegagalan kami [di Piala Dunia 2018]," ucap Loew, dikutip dari situs resmi DBF.
Thomas Muller bersedih usai jerman dipastikan tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2018. (REUTERS/Michael Dalder) |
Atas prestasi itu, Loew diberi perpanjangan kontrak dengan timnas Jerman hingga 2020 sebelum Piala Dunia 2018 dimulai.
Suporter saling menghibur usai kegagalan timnas Jerman di Piala Dunia 2018. (REUTERS/Hannibal Hanschke) |
"Ini akan makan waktu, tapi akan selesai tepat waktu sebelum musim laga internasional pada September," aku dia.
Salah satu kritik terhadap Loew adalah soal pemilihan pemain. Di antaranya, meninggalkan bintang pemain Manchester City Leroy Sane dan menempatkan Manuel Neuer di posisi kiper yang sebelumnya cedera sepanjang musim. (ptr)
Thomas Muller bersedih usai jerman dipastikan tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2018. (
Suporter saling menghibur usai kegagalan timnas Jerman di Piala Dunia 2018. (