Rakitic menjadi algojo kelima dalam drama adu penalti melawan Rusia dan keberhasilannya menunaikan tugas mengantarkan Kroasia ke semifinal. Kroasia bermain imbang 2-2 melawan Rusia hingga babak pertambahan waktu berakhir dan kemudian menang 4-3 di adu penalti.
"Kami bekerja sangat keras dan memberikan segalanya untuk bisa lolos ke semifinal. Saya kira, untuk negara seperti Kroasia, hasil ini mengesankan dan kami ingin terus melaju," kata Rakitic.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kroasia akan bertemu Inggris di Moskow pada Rabu untuk menuntaskan misi mereka, melampaui pencapaian 20 tahun lalu. Waktu itu, Kroasia yang dibela Davor Suker dan Slaven Bilic kalah 1-2 dari tuan rumah Prancis di empat besar.
Pencapaian Kroasia di 1998 membuat Suker terpilih sebagai pemain terbaik dunia ketiga versi FIFA.
Timnas Kroasia merayakan keberhasilan ke semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Maxim Shemetov) |
Di Sochi, Kroasia tertinggal lebih dahulu lewat gol Denis Cheryshev tapi kemudian menyamakan kedudukan lewat Andrej Kramaric. Pertandingan berakhir 1-1 di menit ke-90 sehingga berlanjut ke babak tambahan.
Domagoj Vida kemudian membawa Kroasia berbalik unggul, tapi kemudian di menit ke-115 Mario Fernandes membuat Rusia gantian menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Kiper Kroasia menyelamatkan penalti Rusia di babak adu penalti. (REUTERS/Kai Pfaffenbach) |
Kini Kroasia harus segera memulihkan diri sebelum menghadapi Inggris yang menang 2-0 lawan Swedia di laga sebelumnya.
"Inggris adalah salah satu tim yang difavoritkan untuk memenangi Piala Dunia dan Anda harus menghormati fakta itu. Tapi kami tak takut kehilangan apapun. Kami akan menikmati laga ini dan berharap bisa menciptakan sejarah." (bac)

Timnas Kroasia merayakan keberhasilan ke semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Kiper Kroasia menyelamatkan penalti Rusia di babak adu penalti. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)