Prancis vs Kroasia Bisa Jadi Final Antiklimaks di Piala Dunia

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 14:40 WIB
Prancis vs Kroasia Bisa Jadi Final Antiklimaks di Piala Dunia Kroasia harus bertarung dengan waktu untuk mengembalikan kondisi kembali pulih untuk laga final Piala Dunia 2018. (REUTERS/Maxim Shemetov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duel timnas Prancis lawan Kroasia pada final Piala Dunia 2018 bisa jadi final antiklimaks bila melihat perbedaan kondisi antara kedua tim dalam perjalanan menuju partai puncak tersebut.

Timnas Prancis dan timnas Kroasia berhasil memenangi tiga laga di fase knock out sebelum mencapai babak final. Dari lawan-lawan yang ada di hadapan mereka, sejatinya Prancis punya deretan lawan yang lebih berat.


Les Bleus berturut-turut menghadapi negara-negara yang layak masuk bursa juara, yaitu Argentina, Uruguay, dan Belgia. Sedangkan Kroasia 'hanya' menghadapi Denmark, Rusia, dan Inggris.


Namun melihat perjalanan kedua tim tersebut, Kroasia justru jadi tim yang lebih bersusah payah. Les Bleus melewati tiga laga tersebut cukup dalam waktu normal 90 menit. Sementara itu, Kroasia harus melalui ketiga laga di fase gugur lewat perpanjangan waktu, bahkan dua di antaranya berujung adu penalti.

Timnas Prancis punya waktu istirahat yang lebih banyak dibandingkan Kroasia.Timnas Prancis punya waktu istirahat yang lebih banyak dibandingkan Kroasia. (REUTERS/Michael Dalder)
Dengan demikian, Kroasia punya waktu bermain 90 menit lebih banyak dibandingkan Prancis karena mereka harus tiga kali menjalani babak perpanjangan waktu selama 30 menit. Hal itu belum termasuk adu penalti yang juga menguras fokus dan konsentrasi.

Laga final makin terasa menguntungkan untuk Prancis karena mereka punya waktu istirahat satu hari lebih banyak jelang laga final nanti. Prancis memainkan laga semifinal pada hari Selasa sedangkan Kroasia baru berlaga sehari setelahnya.

Kroasia selalu melalui babak perpanjangan waktu dalam laga yang mereka hadapi di fase gugur.Kroasia selalu melalui babak perpanjangan waktu dalam laga yang mereka hadapi di fase gugur. (Foto: REUTERS/Christian Hartmann)
Poin plus lainnya adalah bintang-bintang Prancis punya rataan usia yang lebih muda dibandingkan bintang-bintang Kroasia. Kylian Mbappe (19 tahun), Antoine Griezmann (27), Paul Pogba (25), dan Samuel Umtiti (24), punya usia lebih muda dibandingkan Mario Mandzukic (32), Luka Modric (32), Ivan Rakitic (30), dan Dejan Lovren (28).

Dengan segala kekurangan tersebut, Kroasia terancam tak bisa memainkan level terbaik mereka di laga puncak melawan Prancis. Meski demikian, Kroasia telah menegaskan bahwa mereka bukan tim yang mudah dikalahkan hanya karena menjalani lebih banyak laga yang melelahkan.

"(Saya puas melihat) apa yang dilakukan para pemain hari ini, kekuatan yang mereka tunjukkan, stamina, dan level energi yang mereka tunjukkan. Saya ingin melakukan pergantian namun tak ada satupun yang ingin diganti, semuanya terus berkata mereka siap dan bisa berlari."

Prancis vs Kroasia Bisa Jadi Final Antiklimaks di Piala Dunia
"Sejumlah pemain mengalami cedera kecil yang mungkin akan membuat mereka absen di laga lain. Ada dua pemain yang kondisi kakinya tak seratus persen, namun mereka tak menunjukkannya," kata pelatih Kroasia, Zlatko Dalic. (bac)