Egy Maulana yang kini bermain untuk klub Polandia, Lechia Gdansk memang baru tiba di Surabaya dua hari jelang pertandingan. Namun, tim dokter menyatakan Egy siap bermain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada laga kali ini, Egy Maulana yang dikenal memiliki kecepatan dan aksi individu ciamik justru tidak tampil menonjol. Ia bahkan sempat merintih kesakitan di menit ke-65 namun tetap dimainkan setelah mendapat perawatan dari tim medis.
Kendati demikian, Indra membantah terlalu mengeksploitasi Egy di lapangan. Menurutnya, kekalahan yang diderita tim asuhannya murni karena ketidakberuntungan.
"Jadi topiknya bukan pada Egy. Kami kalah adu penalti karena secara permainan sudah sesuai dengan apa yang kita inginkan. Di babak kedua kami sangat menguasai pertandingan. Tapi, inilah sepak bola yang harus diakhiri adu penalti," terang Indra.
Timnas U-19 harus menerima kekalahan 2-3 di babak tos-tosan setelah tiga algojonya gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna.
Selanjutnya, Timnas U-19 akan menghadapi Thailand untuk memperebutkan peringkat ketiga, Sabtu (14/7). Sedangkan Malaysia akan menghadapi Myanmar di partai puncak Piala AFF U-19. (jun)