Cortez menjadi viral di media sosial setelah tertiban sejumlah pemain Kroasia saat laga melawan Inggris memasuki babak tambahan. Usai Kroasia mencetak gol kemenangan melalui Mario Mandzukic, sejumlah pemain Vatreni melakukan perayaan gol hingga meniban Cortez.
Dikutip dari AFP, Cortez biasa meliput perang seperti di Iran dan Afghanistan, kekerasan, dan bencana alam sepanjang tiga dekade kariernya sebagai fotografer. Cortez mengatakan ada satu kesamaan antara meliput perang dan tertiban para pemain Kroasia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mario Mandzukic dan kawan-kawan merayakan gol kemenangan Kroasia atas Inggris. (REUTERS/Carl Recine) |
Kecupan dari Vida
Cortez tidak mempermasalahkan insiden tertiban skuat Kroasia. Selain karena kamera yang dimiliknya tidak rusak, Cortez juga menganggap Luka Modric dan kawan-kawan tidak menyadari kehadiran fotografer asal Meksiko tersebut.
"Saya pikir mereka tidak sadar ada fotografer tertiban di bawah mereka. Ketika mereka sadar, mereka membantu saya, bertanya apakah saya baik-baik saja. Kemudian terjadi momen emosional, jabat tangan, kecupan dari Vida, yang kemudian menjadi terkenal," ucap Cortez.
"Sekilas saya melihat ke layar telepon dan ada ratusan telepon masuk. Itulah ketika saya mulai sadar insiden tersebut menjadi viral," ujar Cortez. (bac)

Mario Mandzukic dan kawan-kawan merayakan gol kemenangan Kroasia atas Inggris. (REUTERS/Carl Recine)