Neymar Tak Bisa Lagi Pesta Malam di PSG

Jun Mahares, CNN Indonesia | Jumat, 27/07/2018 12:54 WIB
Neymar Tak Bisa Lagi Pesta Malam di PSG Neymar terancam tak bisa gelar pesta malam di bawah asuhan Thomas Tuchel. (REUTERS/Benjamin Cremel / Red Bull)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kehadiran Thomas Tuchel sebagai pelatih Paris Saint-Germain bakal mengancam kebebasan pemain yang doyan pesta malam, termasuk Neymar.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu punya strategi khusus untuk mengawasi polah pemain yang hobi mendatangi klub malam. Tuchel mulai mendatangi pemilik klub-klub malam ternama yang berada di Paris.

Tujuannya tak lain untuk mendapatkan informasi jika pemain PSG berkunjung melewati batas jam malam. Sejumlah klub yang didatangi dikabarkan telah menjadi langganan sejumlah pemain PSG, terutama Neymar.


Selain itu Tuchel juga melarang para pemainnya untuk mengkonsumsi menu makanan cepat saji, makanan dengan kadar gula tinggi, dan minuman bersoda. Ia juga tidak membolehkan skuat arahannya memakan pasta selepas pertandingan.

Neymar Tak Bisa Pesta Malam Lagi di PSGNeymar jadi salah satu pemain PSG yang hobi mengunjungi klub malam. (REUTERS/Benoit Tessier)
Tuchel dipastikan menerapkan aturan super ketat dibanding pelatih sebelumnya, Unai Emery. Namun, aturan tersebut diberlakukan demi mencapai target maksimal baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Saat ini PSG sedang menjalani laga pramusim tanpa sejumlah pemain bintang yang baru saja tampil di Piala Dunia 2018. Neymar, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani masih diberikan kelonggaran usai membela negaranya masing-masing di Rusia.

Tuchel punya beban berat bersama PSG musim ini. Tak hanya wajib merebut gelar Ligue 1 Prancis, pelatih asal Jerman tersebut diminta untuk memboyong trofi Liga Champions ke paris.

Musim lalu langkah PSG terhenti di babak 16 besar Liga Champions usai disingkirkan Real Madrid dengan agregat 2-5. Los Blancos pun akhirnya berhak memenangi trofi Liga Champions usai menaklukkan Liverpool di final. (har)