Penyerang Paris Saint Germain itu bahkan ikut bangga pemain seperti rekan satu klubnya, Kylian Mbappe, yang mampu membawa timnya meraih Piala Dunia di Rusia.
"Tentu saja saya memberikan ucapan selamat kepadanya. Kami selalu mengobrol selama Piala Dunia dan tadinya kami berharap bisa bertemu di semifinal, tapi sayangnya itu tidak mungkin."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar gagal membawa timnas Brasil ke semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Toru Hanai) |
Neymar sendiri menganggap sudah terbiasa selalu dikritik sehingga hal itu tak akan mengganggu ambisinya menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.
"Saya selalu dikkritik atas hal apapun, dari yang saya katakan maupun tidak, saya sudah terbiasa dengan hal itu. Saya sudah sering melalui hal ini."
"Kemudian saya mulai bicara lagi setelah beberapa hari karena saya sudah meredakan rasa sakit saya. Sejujurnya saya sempat merasa sedih sehingga butuh waktu lebih lama untuk menenangkan diri. Itu masa-masa yang amat sulit," ujar Neymar.
Neymar gagal membawa timnas Brasil ke semifinal Piala Dunia 2018. (REUTERS/Toru Hanai)