Laporan Diaspora: Yanto Basna Tampil Solid bersama Khonkaen
Surya Sumirat | CNN Indonesia
Senin, 06 Agu 2018 06:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pesepakbola diaspora dan pemain Timnas Indonesia tampil membela klub mereka di luar negeri pada akhir pekan lalu.
Kendati demikian, tidak banyak yang meraih kesuksesan. Salah satu pemain Indonesia yang mengukir kemenangan pada akhir lalu adalah Yanto Basna bersama klub Liga Thailand 2, Khonkaen FC.
Di pekan ke-24, Khonkaen menjamu Udon Thani di Stadion Khon Kaen pada Sabtu (4/8). Klub berjuluk The T-Rexs itu pun meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol Chatchai Chiakklang pada menit ke-91.
Kemenangan Khonkaen bukan saja karena gol semata wayang Chatchai, melainkan karena kokohnya lini pertahanan mereka, yang salah satunya berkat peran Yanto Basna.
Dalam pertandingan tersebut Yanto Basna tampil solid. Mantan pemain Persib Bandung itu selalu memiliki timing yang tepat baik dalam melakukan tekel atau sapu bersih.
Dengan permainan yang impresif, Yanto Basna pun sukses mempersembahkan tiga angka untuk Khonkaen. Sekaligus membawa tim asuhan Pattanapong Sripramote itu memuncaki klasemen sementara Liga Thailand 2 dengan 43 poin atau unggul selisih gol atas PTT Rayong, klub Ryuji Utomo.
Di Liga Thailand, Ryuji Utomo tidak tampak dalam susunan pemain PTT Rayong saat dikalahkan Lampang. Sementara, Terens Puhiri yang bermain untuk Port di Liga Thailand 1 gagal memberikan kemenangan untuk timnya sat melawan Buriram di Stadion PAT, Minggu (5/8).
Terens mendapat kesempatan bermain pada menit ke-88. Sayangnya, hingga laga usai Port tetap bermain imbang 2-2 dengan Buriram dan gagal mendapatkan tiga poin di kandang.
Di Grup A Piala Malaysia, Kuala Lumpur FA yang diperkuat Achmad Jufriyanto justru mengalami kekalahan telak 1-5 dari Terengganu FC. Jufriyanto hanya bermain di babak pertama sebelum digantikan Firdaus Fauzi di babak kedua.
Di pertandingan lainnya, David Laly yang memperkuat Felcra FC sukses menahan imbang tuan rumah Perak FA 0-0 di Stadion Perak.
Di luar kompetisi di Asia, penyerang Ezra Walian juga gagal menunjukkan aksinya untuk memberikan hasil positif bagi klub barunya RKC Waalwijk. Melakoni laga persahabatan melawan PEC Zwolle di Stadion MAC3PARK, Waalwijk kalah 0-3.
Dalam pertandingan itu Ezra mendapat kesempatan bermain sejak menit awal. Tetapi, tidak adanya gol yang dicetak striker Timnas Indonesia membuat pelatih Waalwijk Fred Grim menggantinya dengan Jari Koenraat di babak kedua. (sry)
Kendati demikian, tidak banyak yang meraih kesuksesan. Salah satu pemain Indonesia yang mengukir kemenangan pada akhir lalu adalah Yanto Basna bersama klub Liga Thailand 2, Khonkaen FC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertandingan tersebut Yanto Basna tampil solid. Mantan pemain Persib Bandung itu selalu memiliki timing yang tepat baik dalam melakukan tekel atau sapu bersih.
Ilustrasi David Laly (kanan). (AFP PHOTO / ADEK BERRY) |
Di Liga Thailand, Ryuji Utomo tidak tampak dalam susunan pemain PTT Rayong saat dikalahkan Lampang. Sementara, Terens Puhiri yang bermain untuk Port di Liga Thailand 1 gagal memberikan kemenangan untuk timnya sat melawan Buriram di Stadion PAT, Minggu (5/8).
Terens mendapat kesempatan bermain pada menit ke-88. Sayangnya, hingga laga usai Port tetap bermain imbang 2-2 dengan Buriram dan gagal mendapatkan tiga poin di kandang.
Ezra Walian gagal cetak gol bersama klub barunya Waalwijk. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Di pertandingan lainnya, David Laly yang memperkuat Felcra FC sukses menahan imbang tuan rumah Perak FA 0-0 di Stadion Perak.
Dalam pertandingan itu Ezra mendapat kesempatan bermain sejak menit awal. Tetapi, tidak adanya gol yang dicetak striker Timnas Indonesia membuat pelatih Waalwijk Fred Grim menggantinya dengan Jari Koenraat di babak kedua. (sry)
Ilustrasi David Laly (kanan). (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Ezra Walian gagal cetak gol bersama klub barunya Waalwijk. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)