Kendati demikian, tidak banyak yang meraih kesuksesan. Salah satu pemain Indonesia yang mengukir kemenangan pada akhir lalu adalah Yanto Basna bersama klub Liga Thailand 2, Khonkaen FC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertandingan tersebut Yanto Basna tampil solid. Mantan pemain Persib Bandung itu selalu memiliki timing yang tepat baik dalam melakukan tekel atau sapu bersih.
Ilustrasi David Laly (kanan). (AFP PHOTO / ADEK BERRY) |
Di Liga Thailand, Ryuji Utomo tidak tampak dalam susunan pemain PTT Rayong saat dikalahkan Lampang. Sementara, Terens Puhiri yang bermain untuk Port di Liga Thailand 1 gagal memberikan kemenangan untuk timnya sat melawan Buriram di Stadion PAT, Minggu (5/8).
Terens mendapat kesempatan bermain pada menit ke-88. Sayangnya, hingga laga usai Port tetap bermain imbang 2-2 dengan Buriram dan gagal mendapatkan tiga poin di kandang.
Ezra Walian gagal cetak gol bersama klub barunya Waalwijk. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Di pertandingan lainnya, David Laly yang memperkuat Felcra FC sukses menahan imbang tuan rumah Perak FA 0-0 di Stadion Perak.
Dalam pertandingan itu Ezra mendapat kesempatan bermain sejak menit awal. Tetapi, tidak adanya gol yang dicetak striker Timnas Indonesia membuat pelatih Waalwijk Fred Grim menggantinya dengan Jari Koenraat di babak kedua. (sry)
Ilustrasi David Laly (kanan). (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Ezra Walian gagal cetak gol bersama klub barunya Waalwijk. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)