Valentino Rossi Tak Butuh Permintaan Maaf Yamaha
Ahmad Bachrain | CNN Indonesia
Senin, 13 Agu 2018 07:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi mengindikasikan tak membutuhkan sekadar permintaan maaf Movistar Yamaha atas kendala teknis yang dialaminya selama ini.
Sebelumnya, pihak Yamaha meminta maaf kepada dua pebalapnya yakni Rossi dan Maverick Vinales. Permintaan maaf disampaikan langsung oleh Pemimpin Proyek YZR-M1, Kouji Tsuya, usai kualifikasi di MotoGP Austria, Sabtu (11/8).
"Kami mengalami kesulitan dan harus menyampaikan maaf kepada para pebalap," ujar Tsuya seperti dikutip dari Crash.
Performa buruk motor Yamaha menjadi sorotan sehingga membuat tim tersebut sulit bersaing di posisi terdepan.
Pada kualifikasi itu, dua pebalap Yamaha meraih hasil buruk. Rossi start di posisi ke-14, sedangkan Maverick Vinales berada di grid ke-11.
Meski start di posisi ke-14, Rossi tetap tampil luar biasa pada balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (12/8). The Doctor mampu melejit ke posisi keenam.
Sebaliknya, rekan setim Rossi justru mengalami kemunduran pada balapan tersebut. Vinales melorot ke posisi 12 setelah start di peringkat 11.
Rossi kemudian menanggapi permintaan maaf yang disampaikan Yamaha. The Doctor mengisyaratkan tak butuh permintaan maaf pihak Yamaha terkait performa buruk motornya.
"Saya bukan pihak yang memutuskan. Bagi saya yang terpenting adalah mereka mampu memperbaiki motor! Ini satu-satunya yang paling penting," tegas Rossi usai balapan, menjawab pertanyaan soal respons pebalap itu soal permintaan maaf Yamaha.
Saat ditanya terkait keyakinannya dengan upaya General Manager Yamaha Kouichi Tsuji untuk memperbaiki keadaan, Rossi kemudian tertawa.
"Saya tidak bisa menjawabnya. Saya bekerja untuk Yamaha dan tugas saya memberikan hasil maksimal dan indikasi untuk lebih baik."
"Di luar itu, sayangnya bukan tugas saya. Mereka yang harus mencobanya," ucap The Doctor merespons pertanyaan tersebut.
Sebelumnya, pihak Yamaha meminta maaf kepada dua pebalapnya yakni Rossi dan Maverick Vinales. Permintaan maaf disampaikan langsung oleh Pemimpin Proyek YZR-M1, Kouji Tsuya, usai kualifikasi di MotoGP Austria, Sabtu (11/8).
"Kami mengalami kesulitan dan harus menyampaikan maaf kepada para pebalap," ujar Tsuya seperti dikutip dari Crash.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Valentino Rossi finis di peringkat keenam setelah start di posisi ke-14 di MotoGP Austria. ( REUTERS/Lisi Niesner) |
Sebaliknya, rekan setim Rossi justru mengalami kemunduran pada balapan tersebut. Vinales melorot ke posisi 12 setelah start di peringkat 11.
Rossi kemudian menanggapi permintaan maaf yang disampaikan Yamaha. The Doctor mengisyaratkan tak butuh permintaan maaf pihak Yamaha terkait performa buruk motornya.
Saat ditanya terkait keyakinannya dengan upaya General Manager Yamaha Kouichi Tsuji untuk memperbaiki keadaan, Rossi kemudian tertawa.
"Saya tidak bisa menjawabnya. Saya bekerja untuk Yamaha dan tugas saya memberikan hasil maksimal dan indikasi untuk lebih baik."
"Di luar itu, sayangnya bukan tugas saya. Mereka yang harus mencobanya," ucap The Doctor merespons pertanyaan tersebut.
Meski gagal meraih podium, Rossi masih berada di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2018 di bawah Marc Marquez. Posisi ketiga ditempati Jorge Lorenzo yang menang di MotoGP Austria.
(bac)
Valentino Rossi finis di peringkat keenam setelah start di posisi ke-14 di MotoGP Austria. ( REUTERS/Lisi Niesner)