ASIAN GAMES 2018
Raih Emas Karate Asian Games 2018, Rifki Ingin Naik Haji
Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Senin, 27 Agu 2018 00:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Karateka Indonesia Rifki Ardiansyah Arrosyiid berencana menunaikan ibadah haji setelah meraih medali emas Asian Games 2018 di nomor kumite 60 kilogram, Minggu (26/8).
Keberhasilan Rifki mendapatkan medali emas membuat karateka 21 tahun itu bakal menerima bonus Rp1,5 miliar. Bonus dari pemerintah ini bukan satu-satunya bonus yang akan diterima Rifki.
Ketua Umum FORKI Gatot Nurmantyo memastikan Rifki akan mendapat bonus tambahan usai sukses merebut medali emas di Asian Games 2018.
"PB FORKI juga akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk keberhasilan Rifki di Asian Games ini," ucap Gatot.
Dengan minimal Rp2,5 miliar di tangan, Rifki belum bisa berencana banyak terhadap bonus tersebut.
"Saya ingin naik haji," ujar Rifki menyebut salah satu keinginannya.
Bidik Olimpiade
Di balik keberhasilan Rifki meraih emas, Gatot menekankan bahwa sukses ini bukanlah puncak prestasi dari Rifki dan pengurus FORKI. Gatot berambisi mengirimkan wakil ke Olimpiade 2020 di Tokyo.
"Kami tidak akan beristirahat setelah ini. Kami akan terus mengejar poin agar bisa lolos ke Olimpiade 2020," ucap Gatot.
Demi Olimpiade 2020, Gatot bahkan belum berani menjamin keikutsertaan Rifki di SEA Games 2019.
"Yang utama adalah mengikuti kejuaraan demi mendapatkan poin menuju kualifikasi Olimpiade, itulah yang akan kami bidik saat ini hingga nanti [penutupan poin Olimpiade]," ujar Gatot.
Rifki sendiri merupakan prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua (Serda). Rifki saat ini tercatat bertugas di Kodam V/Brawijaya. (har)
Keberhasilan Rifki mendapatkan medali emas membuat karateka 21 tahun itu bakal menerima bonus Rp1,5 miliar. Bonus dari pemerintah ini bukan satu-satunya bonus yang akan diterima Rifki.
Lihat juga:Resmi: MotoGP Inggris 2018 Dibatalkan |
Ketua Umum FORKI Gatot Nurmantyo memastikan Rifki akan mendapat bonus tambahan usai sukses merebut medali emas di Asian Games 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rifki Ardhiansyah merebut medali emas Asian Games 2018. (REUTERS/Issei Kato) |
Dengan minimal Rp2,5 miliar di tangan, Rifki belum bisa berencana banyak terhadap bonus tersebut.
Bidik Olimpiade
Di balik keberhasilan Rifki meraih emas, Gatot menekankan bahwa sukses ini bukanlah puncak prestasi dari Rifki dan pengurus FORKI. Gatot berambisi mengirimkan wakil ke Olimpiade 2020 di Tokyo.
Rifki Ardhiansyah mengalahkan wakil Iran di final kumite 60 kilogram. (REUTERS/Issei Kato) |
"Kami tidak akan beristirahat setelah ini. Kami akan terus mengejar poin agar bisa lolos ke Olimpiade 2020," ucap Gatot.
Demi Olimpiade 2020, Gatot bahkan belum berani menjamin keikutsertaan Rifki di SEA Games 2019.
"Yang utama adalah mengikuti kejuaraan demi mendapatkan poin menuju kualifikasi Olimpiade, itulah yang akan kami bidik saat ini hingga nanti [penutupan poin Olimpiade]," ujar Gatot.
Rifki sendiri merupakan prajurit TNI AD berpangkat Sersan Dua (Serda). Rifki saat ini tercatat bertugas di Kodam V/Brawijaya. (har)
Rifki Ardhiansyah merebut medali emas Asian Games 2018. (REUTERS/Issei Kato)
Rifki Ardhiansyah mengalahkan wakil Iran di final kumite 60 kilogram. (REUTERS/Issei Kato)