Asian Games 2018

Indonesia Lewati Rekor Emas di Asian Games

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Senin, 27/08/2018 18:37 WIB
Indonesia Lewati Rekor Emas di Asian Games Pesilat Sarah Monita menjadi salah satu peraih emas Indonesia hari ini. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan mengemas 20 medali emas di Asian Games 2018 hingga Senin (27/8) sore membuat Indonesia sudah melewati rekor emas sekaligus medali di Asian Games yang bertahan sejak 1962.

Hingga pukul 18.30 WIB, Indonesia sudah mengoleksi 61 medali dengan rincian 20 emas, 14 perak, dan 27 perunggu. Torehan itu membuat kontingen Indonesia melewati rekor emas dan medali di Asian Games 1962.

Indonesia total meraih 51 medali dengan rincian 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu di Asian Games 1962. Catatan medali Indonesia di Asian Games 1962 sempat simpang siur. Dewan Olimpiade Asia (OCA) melalui situs resmi sempat menulis Indonesia meraih 21 emas, 26 perak dan 30 medali perunggu pada Asian Games 1962.


OCA kemudian merevisi torehan medali Indonesia di Asian Games 1962 menjadi 11 emas, 12 perak, dan 28 perunggu. Menariknya, pihak Kemenpora melalui akun Twitter menyebut torehan medali Indonesia di Asian Games 2018 adalah 11 emas, 10 perak, dan 28 perunggu dengan total 49 medali.

Komang Harik Adi Putra meraih medali emas pencak silat di Asian Games 2018.Komang Harik Adi Putra meraih medali emas pencak silat di Asian Games 2018. (CNNIndonesia/Safir Makki)
OCA melalui situs resmi juga belum merevisi torehan emas Indonesia di Asian Games 1974 Teheran dengan menuliskan 15 emas, 14 perak dan 17 perunggu. Berdasarkan data Kemenpora, Indonesia merebut 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu pada Asian Games 1974.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan keberhasilan atlet-atlet Indonesia memecahkan rekor medali di Asian Games 2018 adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Terlebih Asian Games 2018 baru akan berakhir Minggu (2/9).

Cabang olahraga silat memberi Indonesia delapan medali emas di Asian Games 2018 hari ini, Senin (27/8).Cabang olahraga silat memberi Indonesia delapan medali emas di Asian Games 2018 hari ini, Senin (27/8). (CNN Indonesia/Safir Makki)
"Ini emas terbanyak sepanjang keikutsertaan Indonesia di Asian Games. Per hari ini kita sudah melampaui pencapaian di 1962 dan kita berhasil meraih emas di cabor olimpiade, salah satunya adalah angkat besi di 62 kg," ucap Imam.

Torehan 20 medali emas juga memenuhi target pemerintah di Asian Games 2018. Sebelumnya, Kemenpora menargetkan raihan 20 medali emas dari 11 cabang olahraga: bulutangkis, pencak silat, taekwondo, dayung, rowing, angkat besi, wushu, bridge, jetski, panjat tebing dan paralayang.

Kejutan medali emas juga datang dari cabang olahraga yang tidak ditarget emas. Sebut saja emas dari cabor balap sepeda nomor downhill yang diraih Khoiful Mukhib dan Tiara Andini Prastika.

Kejutan emas lainnya datang di nomor ganda campuran tenis yang dipersembahkan Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi. Raihan itu sekaligus mengakhiri puasa emas Indonesia dari cabor tenis setelah kali terakhir diraih di Beijing 1990.

Meski memenuhi target, Indonesia juga tak bisa berpuas diri. Pasalnya, medali-medali emas yang diraih Indonesia 70 persennya datang bukan dari cabor Olimpiade. (har/bac)