Asian Games 2018

5 Kejutan Kontingen Indonesia di Asian Games 2018

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Minggu, 02/09/2018 11:58 WIB
5 Kejutan Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Jonatan Christie jadi salah satu atlet Indonesia yang membuat kejutan di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kontingen Indonesia berhasil mengukir prestasi bagus di Asian Games 2018. Ada lima kejutan yang diberikan atlet-atlet untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Target emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018 ini awalnya ada di kisaran 16-20 emas. Kontingen Indonesia ternyata tak hanya memenuhi target medali emas, melainkan jauh melebihi target tersebut.

Keberhasilan kontingen Indonesia tak lepas dari munculnya kejutan-kejutan yang dilakukan atlet-atlet Indonesia. Berikut 5 kejutan dari atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018:


1. Jonatan Christie

Tim Bulutangkis Indonesia dibebani target dua emas di Asian Games 2018. Hal itu sukses diwujudkan, namun ada kejutan di balik keberhasilan tersebut.

Jonatan Christie, salah satu penyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia, membuat kejutan besar di Asian Games 2018. Tampil sebagai pemain non-unggulan, Jonatan berhasil tampil brilian selama kejuaraan berlangsung dan merebut medali emas.

Jonatan Christie meraih medali emas nomor tunggal putra dengan status pemain non unggulan.Jonatan Christie meraih medali emas nomor tunggal putra dengan status pemain non unggulan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dalam perjalanan meraih gelar juara, Jonatan mengalahkan Shi Yuqi (unggulan pertama), Khosit Phetpradab, Wong Wing Ki, Kenta Nishimoto (8), dan Chou Tien-chen (4). Ada tiga pemain unggulan yang dikalahkan oleh Jonatan dalam perjalanan menuju juara.

Setelah jadi juara, Jonatan mengaku bahwa ada faktor kejutan di balik keberhasilan tersebut.

"Puji Tuhan, berkat Tuhan luar biasa. Saya tak pernah menyangka bisa mendapat medali emas Asian Games karena cabang olahraga bulutangkis punya banyak pemain bagus di Benua Asia. Ini sudah jalan dari Tuhan," ujar Jonatan.

2. Tim Atletik Indonesia

Tim atletik Indonesia yang turun di nomor 4x100 meter putra menjadi salah satu kontingen yang membuat kejutan di Asian Games 2018. Lalu Zohri dan kawan-kawan mampu meraih medali perak nomor tersebut.

Tampil di laga final, Tim Indonesia menurunkan Fadlin, Lalu Zohri, Eko Rimbawa, dan Bayu Kertanegara. Dalam laga tersebut, Tim Indonesia mampu membukukan catatan terbaik tahun ini dengan 38,77 detik. Meski sulit mengejar Jepang, namun Zohri dan kawan-kawan sukses memenangi duel lawan China dalam perburuan tempat kedua.

Tim Estafet Indonesia meraih medali perak di nomor 4x100 meter putra.Tim Estafet Indonesia meraih medali perak di nomor 4x100 meter putra. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Di balik keberhasilan ini, Tim Indonesia melakukan persiapan untuk jangka waktu yang lama. Usia muda Zohri, Eko, dan Bayu juga membuka peluang bagi Tim Atletik untuk meraih prestasi lebih bagus di masa mendatang.

3. Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi

Sumbangan satu medali emas dari cabang olahraga tenis atas nama Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi layak masuk salah satu kejutan manis di Asian Games 2018

Pasangan Christopher/Aldila membuat kejutan demi kejutan sepanjang gelaran Asian Games. Dalam perjalanan menuju final. mereka mengalahkan Sa Ratiawatana/Necha Lertpitaksinchai (unggulan kedelapan), Rohan Bopanna/Ankita Raina (4), dan Erina Hayashi/Kaito Uesugi.

Di babak final Christopher/Aldila jadi juara setelah menang 6-4, 5-7, 10-7 atas unggulan kelima Luksika Kumkhum/Sonchat Ratiwatana (Thailand).

Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi mampu membuat kejutan dengan meraih emas nomor ganda campuran.Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi mampu membuat kejutan dengan meraih emas nomor ganda campuran. (REUTERS/Edgar Su)

4. Tim Pencak Silat

Dalam proyeksi raihan medali, pencak silat sudah diprediksi jadi cabang olahraga yang akan meraih medali emas terbanyak untuk kontingen Indonesia. Namun, Tim Pencak Silat tetap menghadirkan kejutan karena mereka mampu memborong 14 medali emas, jauh lebih banyak dari target lima emas yang ditetapkan.

Performa apik pesilat-pesilat Indonesia ini pula yang turut melambungkan medali emas kontingen Indonesia. Enam nomor seni diborong oleh atlet-atlet Indonesia. Sedangkan dari 10 nomor tarung, hanya ada dua medali emas yang lolos dari genggaman pesilat-pesilat Indonesia.

Tim Pencak Silat Indonesia mampu menyabet 14 emas untuk kontingen Indonesia. Tim Pencak Silat Indonesia mampu menyabet 14 emas untuk kontingen Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Satu-satunya nomor ketika pesilat Indonesia tak ada yang mampu meraih medali adalah kelas 95kg.

Sukses tim pencak silat ini sendiri sempat mendapatkan protes, namun IPSI menegaskan Indonesia berhasil meraih medali emas lantaran kemampuan dan persiapan matang para atlet.

5. Khoiful Mukhib dan Tiara Andini

Tim balap sepeda Indonesia tak masuksasaran tambang emas di Asian Games 2018. Namun, Khoiful Mukhib dan Tiara Andini berhasil memberikan sepasang medali emas untuk kontingen Indonesia lewat kemenangan di nomor MTB downhill.

Tiara meraih emas di nomor putri dengan catatan 2 menit 33,05 detik, unggul jauh dari Vipavee Deekaballes (Thailand) yang ada di posisi kedua dengan catatan 2 menit 42,65 detik.

Nomor downhill memberikan total 2 emas dan 1 perunggu untuk kontingen Indonesia.Nomor downhill memberikan total 2 emas dan 1 perunggu untuk kontingen Indonesia. (Dok. PB ISSI)
Setelah kemenangan Tiara, Khoiful melengkapi pesta dengan emas dari nomor putra. Khoiful menjadi pebalap pertama yang melintasi garis finis dengan catatan 2 menit 16,687 detik.