Marquez Disebut Berbahaya Soal Rivalitas dengan Rossi

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/09/2018 07:35 WIB
Marc Marquez disebut mantan pebalap MotoGP Kevin Schwantz sebagai pebalap berbahaya soal rivalitasnya dengan Valentino Rossi di trek. Marc Marquez disebut mantan pebalap MotoGP, Kevin Schwantz, sebagai pebalap berbahaya soal rivalitas dengan Valentino Rossi. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kevin Schwantz bicara soal persaingan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi. Mantan pebalap MotoGP tersebut mengatakan rivalitas kedua rider tersebut hal normal, namun ia menilai Marquez terlalu berbahaya di trek.

Schwantz mengatakan Marquez kerap melakukan manuver yang membahayakan tidak hanya terhadap Rossi, tapi juga para pebalap lainnya.

Ia lantas merujuk pada insiden MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2015. Saat itu Marquez disenggol Rossi sehingga terjatuh.


Schwantz sendiri menilai tindakan yang dilakukan Rossi sebagai reaksi wajar karena ia sengaja dihalang-halangi Marquez.

Valentino Rossi kerap berseteru dengan Marc Marquez di MotoGP. (Valentino Rossi kerap berseteru dengan Marc Marquez di MotoGP. (Foto: REUTERS/Fabrizio Bensch)
"Ketika kami menilai tindakan yang tidak pantas dari pebalap lain, kami akan mengusirnya ke luar [trek]. Marc Marquez di [Sirkuit] Sepang memperlambat Rossi, namun memang ia sengaja menghalanginya," ujar Schwantz kepada Motociclismo dikutip dari Tuttomotori.

"Rivalitas itu merupakan hal biasa dan memang ini adalah balapan, tapi Marc [Marquez] berbahaya."

Hubungan di antara kedua pebalap itu kembali memanas usai insiden MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada 9 Mei.

Kali ini giliran Marquez yang menabrak Rossi hingga pebalap asal Italia itu terjatuh. Marquez membuat Rossi terjatuh saat balapan MotoGP Argentina menyisakan empat lap.

Juara bertahan MotoGP itu melakukan manuver berbahaya di tikungan ke-13 dengan mengambil bagian dalam. Setelah kedua pebalap bersenggolan, Rossi terpaksa melebar ke sisi kiri. Pebalap asal Italia itu kemudian terjatuh setelah roda depan sepeda motor M1 yang ditungganginya keluar trek.

"Contohnya di Argentina dengan Aliex [Espargaro], tak masuk akal ia melakukan kontak. Ia tidak dibenarkan melakukan manuver seperti itu."

"Rainey selalu mengatakan ia tak akan memberikan ruang kepada siapapun yang sengaja melakukan balapan berbahaya," kata Schwantz.

Marquez masih berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2018. Ia berpeluang kembali menjauh dari Andrea Dovizioso dan Rossi yang berada di peringkat kedua dan ketiga jika menang di MotoGP Aragon. Balapan MotoGP Aragon bisa disaksikan lewat live streaming di CNNIndonesia.com.
(bac)