Lorenzo Ungkap Niat Licik Marquez di MotoGP Aragon

Tim, CNN Indonesia | Senin, 24/09/2018 07:58 WIB
Lorenzo Ungkap Niat Licik Marquez di MotoGP Aragon Jorge Lorenzo harus tersingkir di awal balapan MotoGP Aragon. (REUTERS/Heino Kalis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jorge Lorenzo menyebut Marc Marquez sengaja melakukan manuver untuk melebar di tikungan satu agar ia kehilangan beberapa posisi di awal balapan MotoGP Aragon.

Lorenzo yang memulai balapan dari posisi terdepan harus menerima kenyataan pahit berupa kecelakaan di tikungan pertama. Lorenzo menuding Marquez memang punya rencana untuk membuat dirinya kehilangan beberapa posisi di awal balapan.

"Saya tidak baik-baik saja. Saya rasa Marc tidak bisa mengambil tikungan 1 dengan kecepatan seperti itu. Ia agak keluar dan karena itu, saya tidak punya ruang untuk memasuki tikungan dengan baik."


"Dia melakukan gerakan licik karena dia ingin 4-5 pebalap untuk menyusul saya. Sayangnya, saya kecelakaan dan mengalami cedera pada jari kaki. Saya mengalami retakan kecil pada kaki dan saya tak tahu apakah saya bisa berlomba di Thailand," ucap Lorenzo seperti dikutip dari GPOne.

Marc Marquez meraih kemenangan di MotoGP Aragon.Marc Marquez meraih kemenangan di MotoGP Aragon. (Foto: REUTERS/Heino Kalis)
Lorenzo menegaskan bahwa insiden itu tidak akan bisa dilihat dengan baik oleh para penonton sebagai sebuah kesengajaan dari Marquez.

"Saya sadar bahwa dari pengamatan luar, kalian tidak mengerti cara dia menyusul saya, namun kami berdua tahu bagaimana itu terjadi."

"Yang kalian lihat dari luar adalah dia melebar, namun sebenarnya, ia melakukan gerakan licik, seperti melakukan blok di sudut. Pada momen itu, dia berpikir saya bisa kehilangan banyak posisi," kata Lorenzo.

Momen ketika Jorge Lorenzo terjatuh di tikungan pertama.Momen ketika Jorge Lorenzo terjatuh di tikungan pertama. (Foto: REUTERS/Heino Kalis)
Lorenzo juga mengaku kesulitan untuk melapor ke Race Direction terkait insiden ini.


"Saya tidak bisa mengadu ke Race Direction karena gambar tidak menunjukkan apa yang terjadi dan hal itulah yang membuat saya sangat marah. Seperti yang saya katakan, hanya dia dan saya yang tahu apa yang terjadi," ujar pebalap asal Spanyol ini. (ptr)