Presiden APC Sambut Rekor di Asian Para Games 2018

CNN Indonesia | Sabtu, 13/10/2018 23:47 WIB
Presiden APC Sambut Rekor di Asian Para Games 2018 Indonesia menjadi tuan rumah Asian Para Games ketiga. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Asia Paralympic Committee (APC) Majid Rasheed mengapresiasi penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Indonesia yang menghasilkan beragam rekor.

Beberapa rekor prestasi sudah terpecahkan selama gelaran Asian Para Games 2018, seperti Laos, Kuwait dan Timor Leste yang meraih medali emas untuk kali pertama.

Selain rekor prestasi terdapat pula catatan penting lain seperti kehadiran Bhutan untuk kali pertama di ajang olahraga difabel terbesar di Asia, yang membuat APG sebagai ajang multicabang olahraga disabilitas terbesar di Asia dengan diikuti 43 negara.


Keberadaan kontingen Korea bersatu dan keberhasilan mereka meraih medali emas juga menjadi perhatian Rasheed dalam pidato penutupan APG, Sabtu (13/10) malam.

Asian Para Games 2018 diikuti hampir tiga ribu atlet dari 43 negara.Asian Para Games 2018 diikuti hampir tiga ribu atlet dari 43 negara. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar)
"Kami juga harus ucapkan selamat kepada INAPGOC karena berhasil menyelenggarakan kompetisi. Dalam waktu pendek, 15 bulan bekerja siang dan malam, mereka menunjukkan bagaimana jadi tuan rumah kompetisi ini. Rekor jumlah atlet, peserta, media, penonton pecah di Asian Para Games kali ini."

"Saya juga ingin menyingung para sukarelawan. Lebih dari tujuh ribu yang tersebar memperlihatkan sikap bagus, selalu tersenyum, dan menebarkan energi positif. Ini menunjukkan karakter indonesia. Kredit juga ditujukan kepada polisi yang membantu kelancaran penyelenggaraan Asian Para Games," ujar Rasheed.

Terima Kasih kepada Jokowi

Rasheed juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo karena sudah membantunya memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas yang ada di Indonesia.

Menurut Majid, sukses yang diraih Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Asian para Games 2018 tak lepas dari peran serta pemerintah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Terima kasih juga kepada Presiden Joko Widodo atas bantuannya memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas. Berkat usaha pemerintah, masyarakat, saya yakin, hidup lebih dari 35 juta penyandang disabilitas di Indonesia akan berubah setelah Asian Para Games. Kesempatan akan lebih terbuka untuk mereka," kata Majid kepada wartawan, Sabtu (13/10).

Majid berharap, setelah ini para penyandang disabilitas di Indonesia bisa membantu dan memainkan peran dalam masyarakat pada umumnya untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat.

"Pemerintah (Provinsi) Jakarta dan INAPGOC sukses menciptakan lingkungan baik untuk penyandang disabilitas. Setelah Asian Para Games kami berharap Indonesia dan Jakarta tetap menjadi lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas. Inilah warisan terbesar dari Asian Para Games bagi Indonesia," sebut Majid.

Mewakili keluarga besar Paralimpik Asia, Majid juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia. Ia mengaku tak menyangka dukungan yang diberikan kepada para atlet yang tampil di Asian Para Games begitu besar. (TTF/nva)