Indra Evaluasi Pertahanan Timnas Indonesia U-19 Lawan Qatar

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 19/10/2018 21:28 WIB
Indra Evaluasi Pertahanan Timnas Indonesia U-19 Lawan Qatar Indra Sjafri evaluasi pertahanan Timnas Indonesia U-19 jelang menghadapi Qatar. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengatakan mengevaluasi beberapa aspek di tim jelang laga melawan Qatar di babak penyisihan Grup A Piala Asia U-19, Minggu (21/10).

Menurut Indra, masalah yang jelas terlihat ada di lini pertahanan selain penyelesaian akhir yang masih terus diasah. Itu berkaca usai blunder yang dilakukan Rachmat Irianto di depan mistar gawang M Riyandi yang membuat skor imbang satu sama saat menghadapi Taiwan, Kamis (18/10).

"Sama persis ketika uji coba, banyak gol-gol mudah terjadi karena kesalahan pengambilan keputusan, sama organisasi yang kurang baik. Kami akan manfaatkan dua hari ini untuk memperbaiki," kata Indra Sjafri usai sesi latihan Timnas Indonesia U-19 di Lapangan A, Senayan, Jumat (19/10).


Untuk produktivitas pemain depan Timnas Indonesia U-19 yang selama ini dikritisi, Indra menyebut para pemainnya sudah cukup produktif. Disebutnya, dalam satu pekan pemain sudah mencetak tujuh gol.

Indra Evaluasi Pertahanan Timnas Indonesia U-19 Lawan QatarTimnas Indonesia U-19 masih memiliki celah di pertahanan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Selain tiga gol saat melawan Taiwan, Witan Sulaeman dan kawan-kawan juga mencetak tiga gol di dua laga uji coba jelang Piala Asia U-19. Tiga gol disarangkan ke gawang Yordania saat menang 3-2.

Jelang lawan Qatar, Indra Sjafri mengaku sudah mempelajari permainan calon lawannya itu. Selain itu, tim pelatih juga sudah memantau saat Qatar kalah 1-2 dari Uni Emirates Arab (UEA) di laga perdana.

"Tapi tidak elok kasih tahu kelebihan dan kekurangan mereka (Qatar) di media. Mereka juga ada yang pandai bahasa Indonesia," ujarnya.

Sementara Timnas Indonesia U-19 menjalani latihan di Lapangan A Senayan, di waktu yang bersamaan Qatar juga menjalani latihan di Lapangan B. Buat Indra Sjafri, hal itu tidak masalah.

"Sepak bola tidak seperti perang Vietnam, ada persaudaraan dan respek. Apa salahnya latihan di situ, saya setiap hari satu lift dengan mereka di hotel. Sepak bola bukan berantem terus."

"Pertandingan hanya 2x45 menit, di luar itu sportivitas, respek, fair play, semua kami jaga. Kami harus memperlihatkan kita sebagai tuan rumah yang baik, punya budaya bangsa yang bagus," jelas Indra Sjafri. (TTF/bac)


BACA JUGA