Pemilik Leicester City Diduga Berada di Helikopter yang Jatuh

CNN Indonesia | Minggu, 28/10/2018 09:38 WIB
Pemilik Leicester City Diduga Berada di Helikopter yang Jatuh Kecelakaan helikopter di stadion Leicester City diduga melibatkan sang pemilik. (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia -- King Power, grup perusahaan asal Thailand, belum bisa memastikan apakah pemilik perusahaan, Vichai Srivaddhanaprabha, berada di dalam helikopter yang mengalami kecelakaan usai pertandingan antara Leicester City vs West Ham United di Stadion King Power, Sabtu (27/10).

Reuters yang mencoba mengonfirmasi ke pihak King Power pada Minggu (28/10), belum mendapatkan jawaban resmi. Pejabat resmi yang dihubungi sebagian besar memilih tidak memberikan komentar.

Vichai yang merupakan pemilik Leicester City sendiri diduga kuat berada di helikopter yang kecelakaan. Dia kerap lepas landas dari stadion menggunakan helikopter miliknya usai menonton pertandingan kandang Leicester City.



Dua pejabat resmi King Power dikatakan tidak bisa mengonfirmasi ataupun menyangkal Vichai berada di dalam helikopter saat kecelakaan.

"Kami tidak bisa mengatakan apapun dan tidak ada pernyataan yang bisa diberikan sampai saat ini," kata salah satu pejabat resmi King Power.

Kecelakaan helikopter itu terjadi sekitar 21.30 waktu setempat berdasarkan laporan reporter Sky Sports News. Dijelaskan ada suara keras yang terdengar sesaat setelah pertandingan, saksi mata dikatakan melihat helikopter bergerak tidak beraturan, kemudian meledak di kawasan parkir, sekitar 182 meter dari stadion.


Vichai membeli Leicester City pada 2010. Kemudian, menjadi Chairman pada Februari lalu. Pebisnis asal Thailand ini merupakan sosok yang dicintai klub dan fans. 

Seluruh penumpang yang ada pada helikopter tersebut belum bisa diketahui, termasuk sang pilot. Namun, bisa dipastikan anak Vichai, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, dan Direktur Sepak Bola Leicester John Rudkin tidak berada di kabin helikopter. (Reuters/fea)