Pelatih pengganti yang mendapat tugas memimpin tim di era Florentino Perez tidak pernah membawa Madrid menjadi juara Copa del Rey.
Pelatih sementara Santiago Solari boleh saja bersuka cita untuk sementara setelah membawa Madrid menang 4-0 atas Melilla di babak 32 besar, Kamis (1/11). Hanya saja, sejarah mencatat tidak ada pelatih pengganti yang bisa memberikan kesuksesan untuk Los Blancos di turnamen ini sejak tahun 2000.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mariano Garcia Remon merupakan pelatih pengganti pertama di periode Perez usai menggantikan Jose Antonio Camacho yang dipecat pada 19 September 2004. Kepemimpinan Remon di Madrid tidak lama, hanya 101 hari dikutip dari situs Transfermarkt.
Setelah kepergian Remon Madrid merekrut Vanderlei Luxemburgo. Karier Luxemburgo di Santiago Bernabeu sedikit lebih panjang dari Remon, 339 hari dengan melakoni 45 pertandingan. Saat melanjutkan tongkat estafet dari Remon, Luxemburgo gagal membawa Madrid melangkah lebih jauh di Copa del Rey 2004/2005.
Tidak ada pelatih pengganti yang bisa bawa Madrid juara Copa del Rey di era Perez. (REUTERS/Susana Vera) |
Satu tahun kemudian Luxemburgo dipecat Madrid, tepatnya 4 Desember 2005 dan digantikan Juan Ramon Lopez Caro. Pencapaian Madrid di Copa del Rey 2005/2006 bersama Caro mengalami kemajuan dibanding dua pelatih pengganti sebelumnya.
Pada musim 2005/2006 Madrid mencapai semifinal Copa del Rey sebelum disingkirkan Real Zaragoza dengan agregat 5-6. Di leg pertama di kandang Zaragoza Madrid takluk 1-6. Tetapi El Real bangkit di Bernabeu dengan kemenangan 4-0. Sayang, hasil itu tidak mengubah nasib mereka yang harus tersingkir karena kalah agregat.
Hasil itu membuat Zidane melanjutkan rapor buruk sebagai pelatih pengganti Madrid yang tidak pernah memberikan gelar juara Copa del Rey. (sry/bac)
Tidak ada pelatih pengganti yang bisa bawa Madrid juara Copa del Rey di era Perez. (REUTERS/Susana Vera)