Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan kasus yang dialami Saddil merupakan kasus penganiayaan. Menurut Wahyu Normas, Saddil bisa terjerat pasal 351 ayat 1 dengan ancaman kurungan penjara dua tahun delapan bulan, atau 352 KUHP dengan ancaman sembilan bulan kurungan.
Wahyu pun membenarkan jika kini kepolisian telah melakukan penahanan terhadap Saddil. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan bagi pihak Saddil mengajukan penangguhan penahanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian kata Wahyu kini terus melakukan proses sesuai prosedur. Pihaknya juga akan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti terkait kasus ini, sebelum pelimpahan perkara ke JPU.
Atas kejadian itu Saddil memenuhi panggilan pihak kepolisian pada Jumat (2/11) siang. Pemain Persela Lamongan itu mengaku pasrah dan ikhlas serta siap untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.
Saddil siap mengikuti proses hukum yang berlaku. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Kemarin saya mengembalikan handphone biar enggak ada masalah, tapi dia tetap maksa ketemu, ya sudah," kata Saddil kepada awak media saat di Mapolres Lamongan.
Saddil mengembalikan telepon selular itu dengan maksud agar tidak terjadi masalah di antara keduanya.
"Saya sebenarnya tidak meminjam, dia cuma menyerahkan ke saya, bahwa kamu [ASR] pakai handphone saya. Saya bilang tidak usah, tapi dia tetap maksa kirim," tutur Saddil.
Posisi Saddil di Timnas Indonesia bisa digantikan Andik Vermansah. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Saya dibikin ribut di asrama, jadi saya kurang fokus, jadi saya mungkin kelelahan atau apa dan meresahkan warga, ya sudah jadi saya spontan [mencakar] juga," ujar dia.
Akibatnya, ASR pun mengalami pendarahan. Saddil menyangkal bahwa ia telah melayangkan pukulan, dirinya menyebut hanya mencakar sebanyak satu kali.
"Mungkin kena cakar jadi berdarah gitu. Tidak sampai mukul. Cuma sekali saja, cuman kan kemarin berdarah banyak, tergores," sebut Saddil.
Lihat juga:Cristiano Ronaldo Pecahkan 4 Rekor di 2018 |
Ia juga menyayangkan jika kejadian ini bisa berlanjut ke ranah pidana. Padahal kata dia, keduanya sempat bersepakat untuk berdamai.
"Saya kemarin sudah ada upaya perdamaian untuk kasus ini, tetapi ternyata tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan," ujarnya. (frd/sry)
Saddil siap mengikuti proses hukum yang berlaku. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Posisi Saddil di Timnas Indonesia bisa digantikan Andik Vermansah. (CNN Indonesia/Safir Makki)